Tingkatkan Minat Membaca, Karanganyar Gelar Pekan Buku Murah

Memotivasi budaya gemar membaca dan cinta buku untuk lebih tumbuh dan berkembang sekaligus mendekatkan masyarakat dengan buku dan ilmu pengetahuan serta memberikan kelengkapan dan informasi buku dengan harga terjangkau serta murah, kantor perpustakaan dan arsip Kab. Karanganyar menggelar Pekan Buku Murah yang berlangsung mulai tanggal 3 sampai dengan 9 Agustus 2016, bertempat di Gor Nyi Ageng Karang.

Pekan Buku Meriah Karanganyar Ceria yang mengusung tema cerdas, kreatif dan berbudaya 2016 ini dibuka langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Dalam sambutannya Bupati menekankan pentingnya membaca sebagai jendela informasi. “tahun ini adalah era didikalisasi, bagaimanapun juga membaca itu menginspirasi dan menjadi urat nadi kita setiap saat. Dengan tekhnologi adalah alat bantu memudahkan kita untuk memperoleh setiap informasi sedangkan buku dan tulisan adalah panduan yang memberikan kekuatan daya ingat kita,” tuturnya.

KOM_4710

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menuliskan pesan terkait acara Pekan Buku Murah pada (03/08) pagi tadi.

Pada kesempatan tersebut diserahkan bantuan berupa buku pelajaran dan buku agama kepada Desa Buran, Matesih, Kebak dan Ngargoyoso dan di beberapa masjid diantaranya masjid Al Mukhlis, Hidayah, Madinah, Qairul Jannah serta sekolah diantaranya: SMA Negeri Kebakramat, SMA Negeri Mojogedang dan SMK Wikarya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Karanganyar, Samti dalam laporannya menyampaikan pecan buku murah ini merupakan kegiatan sebagai bentuk kampanye dan gerakan gemar memebaca dan menulis, menggalang kerjasama antara masyarakat, praktisi pendidikan, pelaku bisnis perbukuan serta sebagai ajang promosi bagi berbagai kalangan industri buku.

“Pekan Buku Murah ini setaip harinya akan dibuka pukul 08.30 sampai dengan 21.00 WIB selama satu minggu mulai (3 s/d 9/08/2016). Adapun peserta yang meramaikan kegiatan ini yakni 200 penerbit buku nasional, Kantor Perpus dan Arsip, SMA Negeri 1 Karanganyar, SMK Negeri 1 Karanganyar, SMK Negeri 2 Karanganyar dan SMK Penerbangan Bhirna Dhirgantara,” terang Samti.

Lanjutnya Aan Pernama selaku KUPT Perpusda Prov. Jawa Tengah dalam sambutannya mengatakan bahwa selama ini mayarakat mengenal perpustakaan sebagai tempat untuk meminjam buku. Akan tetapi perpustakaan bisa ajang lomba minat baca lomba menulis ilmiah, lomba menulis artikel, serta kualitas dan kuantitas perkembangan tekhnologi yang mengarah pada digitalisasi.

Demikian Dishubkominfo (ad/ind)