Kebut Pembangunan Pasar Matesih, Pemkab Sediakan 128 Kios Sementara Bagi Pedagang

kominfo

Bupati Karanganyar sedang menyaksikan paparan bersama warga Oleh Dinas Pekerjaan Umum bidang Bina Karya tentang rencana pembangunan fisik pasar Matesih yang baru

KOM_3743

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan pengarahan kepada warga yang merupakan pedagang maupun pengguna kios di Pasar Matesih, Selasa Siang (13/07)

Pembangunan Pasar Matesih masih dalam proses pelelangan hingga minggu terakhir di bulan Juli tahun ini pembangunan akan segera dimulai. Sementara itu, guna memfasilitasi para pedagang untuk tetap berjualan, Pemerintah Kab. Karanganyar akan memindah para pedagang di pasar darurat yang berlokasi di lapangan olah raga Matesih.

“Pasar darurat menyediakan sebanyak 128 unit kios dengan fasilitas meliputi pembangunan los pasar lima (5) unit, selasar mampu menampung sejumlah 260 pedagang, 72 kios dasaran dan 108 pedagang oprokan,” hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disperindagkop, Larmanto dihadapan para pedagang pasar Matesih dalam rangka sosialisasi pembangunan pasar Matesih sekaligus penataan pedagang di pasar darurat, Selasa (12/07/2016) kemarin di Balai Desa Matesih.

Ditambahkannya, untuk ukuran setiap kios di pasar darurat adalah 3×3 meter sedangkan pintu gerbang kios secara mandiri oleh para pedagang.

“Kami menghimbau kepada para pedagang untuk segera mengemasi barang dagangannya paling lambat 20 Juli besok sudah dipindahkan di pasar darurat semua. Untuk nomor, nama dan petak kios akan kami pasang di tempat-tempat strategis pasar. Sedangkan instalasi meteran listrik di pasar yang lama, kami minta bagi pedagang untuk memberikan fotocopi ktp dan struk pembayaran yang akan kami serahkan ke pihak PLN agar dapat dipasangkan kembali setelah pembangunan Pasar jadi,” terang Larmanto.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap rencana pembangunan pasar berlangsung baik, karena pasar merupakan urat nadi perekonomian.

“ Segala macam bisa kita dapatkan di pasar, untuk itu pasar harus dibuat nyaman, aman, baik, tidak bocor di musim penghujan, ada angin-anginnya. Jalur- jalur strategis untuk diperhatikan demi kelancaran semuanya dan yang tidak kalah penting fasilitas seperti tabung pemadam kebakaran harus selalu siap,”jelas Juliyatmono.

Lanjutnya, Bupati menegaskan bahwa tugas Pemerintah disini adalah menata dan mengarahkan pedagang untuk kebaikan dan kelancaran semuanya.

“Diharapkan malam tahun baru 2017 besok, pedagang siap menempati pasar yang baru. Pemerintah tidak ingin merugikan dan menyusahkan pedagang. Untuk itu, saya minta Dinas Pasar untuk mendata keseluruhan pedagang agar dapat tertata dengan baik di pasar darurat. Semua perlu dirembug, dikomunikasikan yang baik juga,”pesannya. Demikian Dishubkominfo (ad/ind)