Hujan Enam Jam, Empat Kecamatan Tergenang Banjir

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (baju putih), saat meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringgo, Kecamatan Jaten, Minggu (19/06) siang.
Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (baju putih), saat meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Minggu (19/06) siang.

Karanganyar, Minggu (19/06/2016)

Hujan yang menguyur wilayah Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya selama enam jam pada, Sabtu (18/06), dari sore hingga tengah malam. Mengakibatkan empat kecamatan tergenang banjir.

Akibat hujan deras turun sejak sore, Sungai Bengawan Solo yang melintasi Kecamatan Jaten, Kebak kramat, dan Gondangrejo meluap. Sedangkan beberapa wilayah di Kecamatan Tasikmadu juga tergenang banjir.

Beberapa warga yang menjadi korban luapan tersebut, Minggu (19/06)  pagi, terlihat sibuk menyelamatkan sejumlah barang barang berharga milik mereka dan angota keluarganya. Ada pula yang membersihkan harta benda yang terendam air dan terkena lumpur.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Czi Santy Karsa Tarigan, saat di Desa Waru, Kecamatan Kebak kramat meninjau langsung lokasi rumah warga yang terkena banjir dengan mengunakan perahu karet.

“Di Desa Waru, yang paling parah Dusun Tlumpuk, ada 85 Kepala Keluarga (KK) dengan ketinggian sekitar dada orang dewasa, namun tidak ada yang menggungsi, karena rumahnya sudah dibuat agak tinggi,” kata Wakil Bupati Karanganyar.

Selain ditempat tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, juga meninjau lokasi banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten. Ditempat itu, terdapat 33 KK, 120 jiwa yang rumanya terkena luapan air sungai Bengawan Solo setinggi sekitar dua meter.

Sementara itu,  Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Nugroho, saat memantau banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, mengatakan, di Kabupaten Karanganyar, total korban banjir yakni sekitar 152 KK dan 440 jiwa, di tiga kecamatan yakni Jaten, Kebakramat dan Gondangrejo.

“Itu data sementara, masih belum selesai, karena saat ini kita masih berkonsentrasi terhadap proses evakuasi terhadap sejumlah warga yang rumahnya masih terendam. Serta menyiapkan posko,” kata Nugroho.

Hujan deras selama ena jam itu juga mengakibatkan sejumlah lahan pertanian padi siap panen yang ada di sejumlah wilayah di Kabupaten Karanganyar juga terendam.

Dari pendataan, di wilayah Kebakramat terdapat 15 hektar lahan pertanian siap panen, dan 10 hektar di wilayah Gondangrejo.pd