H-10 Lebaran, Pengerjaan Jalan Dihentikan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat peresmian Masjid Nur Rahman, Dusun Kedungringin, Desa Waru, Kecamatan Kebak kramat, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (18/06) sore.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat peresmian Masjid Nur Rahman, Dusun Kedungringin, Desa Waru, Kecamatan Kebak kramat, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (18/06) sore.

Karanganyar, Minggu (19/06/2016)

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak akan meneruskan pengerjaan jalan pada H-10 mendekati lebaran tahun 2016 ini, jika beresiko terhadap keamanan pengguna jalan saat perjalanan mudik maupun arus balik nanti.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sebelum peresmian Masjid Nur Rahman, Dusun Kedungringin, Desa Waru, Kecamatan Kebak kramat, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (18/06) sore.

“Perbaikan maupun pembangunan ruas jalan di Jawa Tengah akan dihentikan pada H-10 menjelang Lebaran, meskipun pekerjaan belum selesai seratus persen. Daripada berisiko terhadap keamanan, kondisi jalan, dan sebagainya,” kata Ganjar Pranowo.

Ganjar menambahkan, untuk mengejar tenggat waktu hingga H-10, kontraktor pelaksana proyek sudah diminta untuk menambah shift pekerjaan, sehingga penyelesaian pekerjaan bisa lebih optimal.

“Sebelum ke Karanganyar, saya lewat dari Jepara, lewat jalur Purwodadi, pekerjaan terus dikebut. Pengecoran jalan sudah separo. Makanya saya minta kontraktor untuk mempercepat pekerjaan, tapi tetap pakai hitungan. Saatnya nanti berhenti pada H-10, sampai titik mana, ya sudah berhenti dulu,” jelasnya.

Ganjar juga menuturkan, ruas-ruas jalan di Jateng secara umum sudah dipersiapkan untuk arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Termasuk Jalan tol Pejagan-Pemalang yang diresmikan Presiden Joko Widodo beberapa hari lalu, akan difungsikan,” katanya.

Dikatakan lebih lanjut, jalan-jalan tembus, jalan alternatif, difungsikan semua. Termasuk jalan baru yang belum lengkap sarana prasarana pendukungnya, seperti marka jalan belum lengkap, penerangan jalan dan rambu-rambu masih kurang, tetap difungsikan sebelum dan sesudah Lebaran.

“Yang belum lengkap sarana prasarananya, nanti dibantu petugas untuk pengaturan. Rambu-rambu sementara juga ada. Insya Allah, pekan depan jalan-jalan alternatif sudah siap,” ujarnya. pd