Wapadai Tabung Elpiji Bocor dan Isi Gas Kurang

Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar, Samsi (tengah) saat sidak di salah satu agen elpiji di Karanganyar PT Salma Wicaksana, Jungke, Jumat (10/06) pagi.
Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar, Samsi (tengah) saat sidak di salah satu agen elpiji di Karanganyar PT Salma Wicaksana, Jungke, Jumat (10/06) pagi.

Karanganyar, Sabtu (11/06/2016)

Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Karanganyar, Samsi, menghimbau kepada masyarakat untuk berhati hati jika membeli tabung elpiji isi tiga kilogram.

“Konsumen jika ada yang mendapati tabung elpiji dengan keadaan isi kurang, segel rusak, atau tabung bocor yang jangan dibeli. Lebih baik dikembalikan, agar tidak rugi,” kata Samsi, Jumat (10/06) di sela sela inspeksi mendadak elpiji di agen, SPBU dan SPBE.

Samsi, juga meminta agar agen dan pangkalan untuk memeriksa terlebih dahulu sebelum tabung gas didistribusikan ke masyarakat.

“Di cek ulang, ditimbang lagi. Jangan sampai berat isi gas kurang dari tiga kilogram. Segel jangan sampai rusak. Pastikan juga tidak terjadi kebocoran,” kata Samsi.

Selain itu, Kepala Bagian Perekonomian, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi menuturkan, pasokan gas elpiji di Kabupaten Karanganyar untuk harian dan bulan ramadhan masih mencukupi.

“Pasokan elpiji sejumlah 728.920 tabung, dalam satu bulan.  Khusus bulan Juni ini di tambah 28.035 tabung, untuk bulan ramadhan. Rencananya untuk Lebaran juga kita tambah,” katanya, ditempat yang sama, disela sela sidak di SPBE PT. Wijaya Sarana Gasindo.pd