Target 2017, Karanganyar Bebas BABS

kominfo
Pentingnya perilaku hidup sehat : Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada STBM, Kamis (02/06).

Karanganyar, Kamis 02 Juni 2016

Target menyeluruh (Universal Acces) semua rumah tangga mempunyai akses sanitasi dasar secara Nasional harus dapat diwujudkan pada tahun 2019. Berdasarkan Memorandum Program Sanitasi (MPS) Kab. Karanganyar akses sanitasi untuk semua rumah tangga ditarget dapat diwujudkan pada tahun 2017.

kominfo
Advokasi STBM oleh Fathkul Munir selaku Kabid P2PL Dinas Kesehatan Karanganyar.

Fatkul Munir selaku Panitia penyelenggara Dinas Kesehatan Karanganyar dalam laporannya menyampaikan berdasarkan hasil monitoring akses sanitasi yang dihimpun untuk Dinas Kesehatan Karanganyar sampai dengan Tanggal 22 Mei 2016, akses rumah tangga terhadap jamban sehat sebanyak 96,07 atau 251.197 Kepala Keluarga (KK) dan menduduki urutan ke-6 (enam) teratas dari 35 Kab/Kota yang ada di Propinsi Jawa Tengah. Desa yang sudah SBS/ODF terverifikasi sebanyak 41 Desa (232 persen), Kecamatan yang sudah SBS/ODF sebanyak tiga (3) Kecamatan (17,6 persen).

“Masih ada 3,03 persen atau sebesar 10.305 KK yang masih membuang tinja di tempat terbuka (BABS). Sedangkan rumah yang belum ada jamban sehat sebanyak 25.515 rumah tangga yang terdiri dari keluarga tidak mampu 16.177 KK da nada 9.338 KK dari keluarga mampu,” terangnya.

Ia juga melaporkan bahwa hasil pemantauan Kepala Keluarga Stop BABS selama dua (2) tahun terakhir 2014-2015 terjadi peningkatan yang cukup signifikan sebesar 14.339 KK dan pada periode yang sama terjadi perubahan sarana fisik jamban sebanyak 5.798 jamban.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono menekankan pentingnya gerakan perilaku hidup sehat.

“Sebenarnya tidak perlu menunggu sampai 2017 untuk tidak BAB Sembarangan. Karena tidak bagus dari segi kesehatan maupun segi etika memang tidak etis. Justru gerakan perilakunya yang harus diperbaiki untuk mewujudkan perilaku hidup sehat,” tutur Bupati dihadapan Camat, Kepala Puskesmas, Pokja, Kades/Lurah se kab. Karanganyar pada kegiatan Advokasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Mewujudkan Karanganyar Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) Tahun 2017 untuk menuju Universal Acces 2019 100 0 100, Kamis (02/6/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanagnyar.

Untuk dapat mewujudkan target Universal acces SBS/ODF ada dua (2) ranah/domain yang harus disinergiskan dan diintegrasikan secara proporsional yakni pertama, perilaku dimana masyarakat harus diintervensi melalui pemicuan agar tumbuh rasa butuh terhadap sanitasi layak sehingga tinjanya tidak akan dibuang di sembarang tempat serta tidak akan selalu tergantung dari bantuan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan fisik jamban. Kedua, komponen fisik jamban yang sehat yang harus memenuhi standar sehingga dapat memproses tinja yang ditampung dan tidak akan mencemari media lingkungan dan serta tidak menjadi sumber penyebarab penyakit.

Adapun strategi baru pemerintah yang dirancang untuk mempercepat pencapaian universal acces bidang sanitasi melalui pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan upaya-upaya yang perlu di optimalkan untuk mempercepat pencapaian universal acces, diantaranya: 1).Membentuk dan memperkuat regulasi Kelompok Kerja (Pokja) STBM mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa atau Kalurahan, 2). Program STBM akan berjalan sesuai yang diharapkan bila ada tiga komponen pendukung utama yaitu sanitasi/jamban layak,penyedia sarana, pendukung kelembagaan, 3). Menyiapkan dan melatih tenaga pemicu di setiap desa, kecamatan dan kabupaten dengan jumlah yang memadahi, 4). Melakukan monitoring secara berkala dengan laporan perkembangan pencapaian akses melalui website STBM (www.stbm-indonesia.org) dalam aplikasi SMARTSTBM di HP android, 5). Membuat aturan dari masyarakat untuk menjaga status SBS/ODF yang dikuatkan melalui Perdes, 6). Membuat pemetaan dan prioritas sasaran untuk mempercepat tujuan dengan mengoptimalkan dukungan dana dari APBN, APBD Provinsi dan APBD.

Acara diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan Kabupaten Karanganyar Bebas BAB Sembarangan Tahun 2017 yang dipimpin langsung oleh Bupati Karanganyar dan diikuti Camat, Kepala Desa, Lurah se Karanganyar.

Dishubkominfo Karanganyar (chy/ind)