Rohadi Widodo, Tutup Bulan Bhakti Gotong Royong

kominfo
Pemukulan Gong Oleh Wabup Karanganyar Rohadi Widodo menandai penutupan BBGRM dan HKG Ke-66, (Rabu 1/6)
kominfo
Pembacaan Sejarah PKK oleh Ketua TP PKK Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono

Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Kabupaten Karanganyar ke-13 tahun 2016 secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Rabu (01/06) di Balai Desa Dawung Kecamatan Matesih.

Dengan Spirit Gotong Royong, Optimalkan Potensi Lokal Demi Jateng Gayeng Dalam Rangka Menuju Karanganyar Maju dan Cerdas merupakan tema yang diusung pada tahun 2016 ini.

Utomo Sidi Hidayat selaku Kepala Bappermades Karanganyar dalam laporannya menyampaikan  tujuan terlaksananya kegiatan BBGRM adalah untuk meningkatkan kepedulian, kesadaran dan peran serta masyarakat berdasarkan kebersamaan dalam keanekaragaman menuju pada penguatan integrasi sosial melalui kegiatan-kegiatan gotong royong dalam pelaksanaan pembangunan serta pemeliharaan hasil pembangunan.

Adapun sasarannya, untuk peningkatan persatuan dan kesatuan masyarakat, peran aktif masyarakat dalam pembangunan, kemitraan antara masyarakat dan pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan  serta  meningkatnya rasa memiliki dan rasa tanggungjawab masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan.

“BBGRM dilaksanakan selama satu (1) bulan penuh dari Tanggal 1 Mei sampai dengan 31 Mei 2016 yang mencakup bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya dan agama serta bidang lingkungan,” kata Utomo Sidi.

Ditambahkannya bahwa laporan yang telah direkap, cakupan swadaya sampai bulan Mei 2016 sejumlah 11, 8 miliar rupiah dengan dukungan dana stimulan APBN 14,6 miliar rupiah, APBD I Provinsi Jawa Tengah  275 juta rupiah dan APBD Karanganyar sebesar 772 juta rupiah dengan total keseluruhan 27,4 miliar rupiah.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menekankan pentingnya menjaga dan mempertahankan sifat kegotongroyongan dan kebersamaan.

“Seiring dengan perkembangan zaman, dimana privasi semakin tinggi membentuk sifat individualis yang mengikis keberadaan semangat gotong royong. Kalau kita lihat dilapangan untuk pembangunan di wilayah desa justru lebih cepat perkembangannya, karena adanya kegotongroyongan, guyub rukun kebersamaan  membangun jembatan, jalan, talud, sanitasi, RTLH dan sebagainya yang jauh berbeda dengan daerah perkotaan,” terang Rohadi Widodo dihadapan peserta yang hadir dari unsur Forkompinda, BUMD, SKPD, Camat, TP PKK tingkat Kaalurahan, Desa, Kecamatan dan Kabupaten, Tenaga Ahli Profesional, Pendamping Desa, UPK Kecamatan, Kades/lurah, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan piala dan piagam berbagai lomba  kegiatan berupa lomba UP2K-PKK dan malam harinya di lapangan Desa Dawung akan dipertunjukkan wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Purbo Asmoro yang akan memainkan lakon Semar Bangun Kayangan.

DSC_1067

DSC_1186
Bupati Karanganyar Juliyatmono serahkan tokoh wayang kepada dalang Ki Purbo Asmoro, Rabu Malam (1/6)

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)