Ganjar Larang Fly Over Palur Dicorat-coret

Pagelaran wayang kulit semalam suntuk sebagai syukuran pemanfaatan fly over palur, yang di hadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranow, Jumat (22/04) di bawah Fly Over Palur
Pagelaran wayang kulit semalam suntuk sebagai syukuran pemanfaatan fly over palur, yang di hadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Jumat (22/04) di  Fly Over Palur

Karanganyar, Sabtu (23/04/2015)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melarang jembatan layang Palur dicorat-coret sehingga terlihat kotor dan tidak enak dipandang mata. Beberapa waktu lalu, saat kunjungan ke Tawangmangu, dia mengaku saat melewati dan melihat sendiri berbagai macam vandalisme di dinding dua sisi sebelah utara dan selatan.

Hal tersebut diungkapkan saat Gubernur Ganjar Pranowo, saat menghadiri tasyakuran pemanfaatan Fly Over Palur, Jumat (22/04) malam, dengan mementaskan pagelaran wayang kulit semalam suntuk, di  Fly Over Palur.

“Saya minta kepada masyarakat untuk menjaga, merawat, kebersihan dan keindahan. Jangan ada corat-coret sehingga terkesan tidak bersih,” katanya.

Ganjar juga menjelaskan kepada ribuan masyarakat yang ikut menonton pagelaran wayang kulit itu, setelah dibuat dan selesai jembatan layang yang melintasi rel kereta api di Palur itu lalu-lintas menjadi lancar, dan mengurangi kemacetan.

“Tempat ini merupakan wajah dua Kabupaten, yakni Karanganyar dan Sukoharjo. Disini pula bisa dijadikan tempat wisata yang baik, indah dan menarik, seperti untuk foto-fotoan,” katanya.

Hal senanda juga dikatan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta kepada warga untuk menjaga kebersihan dan melarang adanya tulisan dan gambar yang tidak baik.

“Sudah kami bersihan corat-coret dan telah dicat. Jembatan layang ini adalah kebanggaan dan impian kita semua, dibuat dengan anggaran besar. Mari kita sama-sama menjaganya,” katanya.

Pagelaran wayang kulit dengan lakon, Pendowo Kumpul, itu dihadiri juga Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, dan puluhan  tamu undangan. pd