Juliyatmono : Percepatan SPJ, Desember Harus Kelar

kominfo
Tertib SPJ, Pertahankan WTP : Bupati Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya dihadapan Bendahara Desa se Kab. Karanganyar, Senin (18/4).

Karanganyar, Senin 18 april 2016

Untuk meningkatkan kemampuan teknis bendahara desa terkait penyusunan anggaran, pengadaan barang/jasa, penata usahaan dan pertanggungjawaban keuangan desa dilaksanakan pelatihan pengelolaan keuangan desa bagi bendahara desa, Senin (18/04) di Graha Pindusita Agro Wisata Sondokoro PG. Tasikmadu, Karanganyar.

Peserta terdiri atas 16 Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan dan 162 orang bendahara desa.

“Pelatihan ini berlatar belakang Perda Kab. Karanganyar no. 17 tahun 2015 tentang pengelolaan keuangan dan aset desa dengan harapan agar bendahara desa memahami tugas-tugas dan kewajibannya terkait dengan pengelolaan keuangan desa,” terang Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Karanganyar saat menyampaikan laporannya.

Ia juga mengatakan bahwa beberapa materi yang kan disampaikan pada kegiatan pelatihan ini, diantaranya : pelaksanaan pengadaan barang/jasa, pengawasan dalam pelaksanaan APBDesa, Pengelolaan Keuangan, Sistimatika penyusunan pertanggungjawaban bantuan keuangan kepada Desa yang bersumber dari dana transfer dan Penata usahaan keuangan desa.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam kesempatan tersebut menghimbau kepada seluruh bendahara desa untuk segera melakukan percepatan dalam pengerjaan administrasi.

“Agar selesai, harus ada percepatan pengerjaan SPJ dan pastikan tidak ada masalah, Desember saya harapkan  semua pengadministrasian kelar,”tandasnya.

Ditambahkannya, hasil audit BPK nantinya tetap dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Opini BPK wajar tanpa pengecualian kita raih, karena trust dari masyarakat, untuk kita harus tetap kita pertahankan. Terlebih lagi Desa ini akan mendapatkan kucuran dana yang besar, yang bersumber dari dana desa, alokasi dana desa, kas desa dan bantuan keuangan desa. Maka untuk pengadministrasian harus tertib dan tidak menimbulkan masalah kedepannya,”pesan Juliyatmono dihadapan bendehara desa se Karanganyar.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)