Lomba Cipta Menu Berbahan Dasar Non Beras

DSC_0121

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo saat mencicipi makanan salah satu stand lomba cipta menu berbahan dasar beras hitam yang akan maju pada lomba cipta menu tingkat Nasional di TMII, Jakarta mendatang.

DSC_0040

Salah satu peserta stand lomba dari Tawangmangu yang berbahan dasar singkong, Senin (11/04).

Karanganyar, Selasa 12 April 2016

Untuk meningkatkan kualitas makanan yang bergizi, seimbang sekaligus mengembangkan kreatifitas cipta menu masyarakat khususnya bagi ibu rumah tangga untuk keluarga yang berbahan dasar lokal.

Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah mengadakan lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) berbahan sumber daya local, Senin (11/04) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Adapun peserta lomba yaitu 17 Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan se Kabupaten Karanganyar.

“Lomba cipta menu konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus memasyarakatkan makanan yang berkualitas dari segi gizi, tampilan dan tidak mengandung zat-zat yang membahayakan kesehatan tubuh,” ujar Uning Sriwahyuni, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Karanganyar.

Kriteria penilaian berdasar pada kualitas dan nilai gizi yang di ambil dari potensi lokal sekaligus kreatifitas dalam pengolahannya, yakni pemenuhan B2SA (70 persen) dan keberagaman pangan (30 persen).

Sementara itu menurut Kepala bidang Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Jawa Tengah, Suranto, kegiatan lomba cipta menu ini merupakan salah satu implementasi Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor   22 Tahun 2009 tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.

“Kita berharap dengan lomba cipta menu ini secara tidak langsung makanan-makanan pokok lokal yang belum terangkat seluruhnya, dapat dikenal sekaligus dikembangkan dimasyarakat, khususnya makanan karbohidrat berbahan dasar non beras seperti ubi-ubian dan jagung,” terang Suranto saat menyampaikan sambutannya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh Kab./Kota lainnya di Indonesia guna mendukung program diversifikasi pangan.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan lomba cipta menu yang diikuti Ibu-Ibu yang tergabung dalam Tim Penggerak PKK di 17 Kecamatan se Kab. Karanganyar ini dapat terus mengembangkan kreatifitasnya dan berinovasi dalam mengolah makanan hasil potensi lokal dengan tetap menjaga kualitas dan gizi keluarga, karena keluarga adalah kunci ketahanan bangsa dan Negara.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagaimana pangan selalu dijaga kualitasnya, bergizi dan seimbang. Karena di Karanganyar sendiri merupakan lumbung pangan,” ujar Juliyatmono.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)