Pencairan Dana Desa Tahap Pertama, 162 Desa Terima Rp. 62, 2 Miliar

Kominfo
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan arahannya terkait pencairan dana desa tahap I, Rabu (06/04).

Karanganyar, Rabu 06 April 2016

Berdasar Surat Dirjen Perimbangan Keuangan No. S-182/PK/2016 Tanggal 10 Maret 2016 Perihal Penyaluran Dana Desa, Peraturan Bupati Karanganyar Nomor 93 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Desa, Peraturan Bupati Karanganyar Tahun 2015 tentang tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa setiap desa tahun anggaran 2016.

Hari ini, Rabu (06/4) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar dilaksanakan Rapat Pencairan Dana Desa Tahap I (60%) tahun 2016, yang dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bappermades), Inspektur Daerah, Kepala Bank Daerah, SKPD terkait serta diikuti Camat, Kepala Desa, Tenaga Ahli Kabupaten dan Pendamping Desa setiap Kecamatan.

Tahun 2106, Kab. Karanganyar mendapatkan Alokasi Dana Desa sebesar Rp. 103, 8 miliar sedangkan pencairan dana desa melalui dua tahap yakni 60% dan 40%.

“ Untuk tahap I (60%) ini akan dicairkan sebesar Rp. 62,2 miliar yang diperuntukkan sejumlah 162 Desa, masing-masing mendapat dana berkisar Rp. 300 juta sampai dengan Rp. 400 juta setiap desa. Dengan demikian secara administrasi, pengerjaan SPJ harus maju, tepat waktu dan lebih tertib lagi,” terang kepala Bappermades Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat saat menyampaikan laporannya.

Ia mengatakan bahwa Pendamping Desa agar tetap bertahan mendampingi di Kecamatan dan Desa karena keberadaan mereka benar-benar membantu.

Ditambahkannya, kewenangan dana desa ada di Camat, uang yang diambil dari rekening desa memang harus digunakan sesuai dengan kegiatan desa.

“Begitu uang masuk ke kas daerah, tujuh (7) hari setelahnya harus sudah masuk ke rekening desa untuk segera digunakan untuk pembangunan maupun kegiatan desa lainnya yang sudah disusun sebelumnya,”imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam arahannya menekankan perlunya langkah-langkah pencegahan untuk menghindari penyalahgunaan dana desa.

“ Hari ini adalah dokumen yang menandai antisipasi adanya penyalahgunaan dana. Karena KPK yang akan turun langsung memeriksa kegiatan dana desa ini,”pesannya.

Ia mengatakan pencairan dana desa tahap II (40%) akan direalisasikan pada bulan Agustus mendatang.

“Untuk itu saya minta tolong untuk diwaspadai kalau dana desa sudah masuk di rekening desa, jangan sampai dikeluarkan semua melainkan dikeluarkan sesuai dengan rencana kegiatan yang memang harus segera membutuhkan biaya”,tandas Bupati.

Pada kesempatan tersebut Bupati Juliyatmono menghimbau kepada segenap Camat, Kades agar menggunakan dana desa secara gotong royong bersama masyarakat.

“Asal panitia pembangunan di desa sudah terbentuk, saya yakin dana 400 juta akan dapat digunakan sebagaimana mestinya dengan melibatkan warga desa agar guyup rukun, jangan sampai menggunakan pihak ke tiga,” pesannya.

Juliyatmono juga berharap dana desa di Karanganyar ini dapat menjadi percontohan Nasional untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)