Hari Pertama Ujian Nasional, Juliyatmono Datangi Tiga Sekolah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memantau Ujian Nasional Kertas dan Pensil, Senin (04/04) di SMA Negeri Kerjo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memantau Ujian Nasional Kertas dan Pensil, Senin (04/04) di SMA Negeri Kerjo

Karanganyar, Senin (04/04/2016)

Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2016 tingkat Pendidikan Menengah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mendatangi tiga sekolah.

Berangkat dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, sekitar 06.30 WIB, rombongan menuju SMA Negeri Kerjo. Di sekolah yang mengadakan Ujian Nasional Kertas dan Pensil itu, Bupati memberikan semangat motivasi kepada peserta ujian.

“Belajar dengan sungguh-sungguh dan fokus mengikuti ujian nasional. Jujur dan mengerjakan sendiri, jangan menggantungkan temannya,” kata Bupati Karanganyar, Senin (04/04) di tempat tersebut.

Ditempat itu, Bupati juga mengatakan, jika peserta Ujian Nasional tahun ini bisa berprestasi menjadi nilainya peringkat satu tingkat nasional, Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan memberikan hadiah uang Rp. 50 juta, sedangkan jika peringkat satu Provinsi Jawa Tengah akan diberikan Rp. 25 juta, kemudian peringkat satu di Kabupaten Karanganyar sebesar Rp. 10 juta.

Selain di SMA Negeri Kerjo, rombongan yang diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar, Sutarno, juga mendatangi SMK Negeri Jenawi, dan SMA Negeri Mojogedang.

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP) di Kabupaten Karanganyar untuk tingkat SMA/MA/SMTK, SMALB diikuti  26 sekolah dan 3.876 siswa. Sedangkan untuk tingkat SMK sebanyak 32 sekolah dan  4.086 siswa

Untuk pelaksanaan UNBK tahun 2016 ini,  dilaksanakan selama enam hari untuk SMA, yakni 4-7 April 2016 dan 11-12 April 2016, sementara untuk SMK dilaksanakan empat hari, 4-7 April 2016. Total, ada 25 sekolah di Karanganyar yang melaksanakan UNBK, yakni 5 SMA negeri, 5 SMK negeri dan 15 SMK swasta.

Sementara itu, persiapan pelaksanaan UNKP tahun ini juga sudah matang, tidak ada persoalan. Sekolah yang akan melaksanakan ujian itu sejumlah 11 SMA/MA/SMTK,SMALB. Untuk tingkat SMK sebanyak 12 sekolah. Kemudian, tanggal 4-7 April 2016  untuk Program Kesetaraan Paket C.

Di setiap sekolah yang menggunakan berbasis komputer, pada waktu pantauan tampak juga genset berukuran besar disiapkan pihak sekolah untuk mengantisipasi jika listrik padam.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdikpora, Nur Hidayat mengatakan sekolah ikut UNBK untuk mengantisipasi listrik mati, tiap server diminta untuk dipasangi UPS (Uninterruptible Power Supply) atau perangkat penyimpan daya listrik.

“Antisipasi jika terjadi listrik mati, data pada server masih bisa diselamatkan. Beberapa sekolah yang mampu, juga menyewa generator set (genset) sebagai cadangan daya listrik,” katanya.pd