Doa Bersama Menjelang Ujian Nasional

kominfo
Doa bersama Bupati Juliyatmono dalam persiapan Ujian Nasional Kabupaten Karanganyar, Kamis (31/03) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Karanganyar, 30 Maret 2016

Ujian Nasional yang akan di laksanakan pada tanggal 4 sampai 12 April untuk jenjang SMA/SMK serentak akan dilakukan diberbagai sekolah di Kabupaten Karanganyar. Demi kelancaran proses Ujian Nasional dan memberikan dukungan moral kepada siswa-siswa maka Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan doa bersama sebelum Ujian Nasional berlangsung, Kamis (31/03) di Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.

Dasar pelaksanaan Ujian Nasional yaitu pada Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0034/BSNP/XII/2015 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelejaran 2015/2016.

Untuk jadwal Pelaksanaan Ujian Nasional jenjang SMA/MA/SMALB/SMTK,SMK dan Pendidikan Kesetaraan Paket C Tahun Pelajaran 2015/2016 yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 sampai dengan 6 April 2016 untuk jenjang SMA/SMALB/MA/SMTK. Tanggal 4 sampai dengan 7 April untuk jenjang SMK ditanggal yang sama juga akan dilakukan Ujian bagi program Kesetaraan Paket C.

Total Peserta ujian Nasional pada jenjang SMA/MA/SMTK sejumlah 26 Sekolah dengan jumlah total 3.876 siswa. Dan untuk jenjang SMK ada 32 sekolah dengan total  4.086 siswa.

Peserta ujian jenjang SMA yang masih menggunakan cara manual yaitu dengan menghitamkan lingkaran sejumlah 21 sekolah dan  sudah menggunakan sistem berbasis komputer ada 5 sekolah. Sedangkan untuk SMK yang masih menggunakan cara manual sejumlah 12 sekolah dan yang sudah menggunakan sistem komputer sejumlah 20 sekolah.

“Pendidikian karakter perlu ditekankan dan diperhatikan serta selalu dikoordinasi dengan baik sehingga mengatasi permasalah dapat diatasi dengan bijak. Untuk seluruh sekolah saya himbau supaya semua siswa dapat mengikuti Ujian Nasional yang akan dilakukan pada tanggal 4 April, jika tidak ada siswa yang tidak mengikuti Ujian Nasional maka dia akan rugi sendiri , “ ujar Bupati Juliyatmono.

Juliyatmono juga menegaskan bahwa di Indonesia Ijazah masih sangat digunakan dalam berbagai bidang pekerjaan. Maka dari itu untuk pihak sekolah harus mengupayakan keiikutsertaan semua siswa dalam Ujian Nasional tersebut.

Persiapan yang akan dilakukan adalah mempersiapkan naskah soal ujian dengan baik, pengamanan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar,  Panitia dari Provinsi serta petugas dari Kepolisian. Sehingga dengan adanya pengawasan yang maksimum dapat menjaga adanya kebocoran kunci jawaban.

Dishubkominfo Karanganyar (ch/umi)