Penarikan 211 Mahasiswa Univet

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Sambutan Penarikan Kembali KKN Mahasiswa UNIVET Bantara Sukoharjo, Rabu (30/3)

Karanganyar, 30 Maret 2016

Sebanyak 211 mahasiswa Univet Sukoharjo telah selesai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang terbagi didua kecamatan yakni kecamatan Jatipuro dan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar.Berbagai produk hasil kerjasama mahasiswa dan masyarakat ditempat KKN diperkenalkan di hadapan Bupati Karanganyar, Rabu (30/3) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Di Kecamatan Jatipuro Mahasiswa KKN tersebar di 10 desa meliputi desa Jatikuwung, Jatiharjo, Jatipuro, Jatiroyo, Jatisobo, Jatiwarno, Ngepungsari, Jatimulyo dan Jatipuro.

Tiap desa memiliki produk unggulan masing-masing seperti desa Jatikuwung menghasilkan produk unggulan pupuk organik yang diolah dari sisa sayuran rumah tangga, Jatiroyo yairtu sereal jagung dan Jatipuro biji kopi rambutan.

Untuk kecamatan Jatiyoso meliputi desa Wonorejo, Beruk, Wonokeling, Tlobo, Jatioso, Petung, Wukirsawit, Jatisawit dan Karangsari. Dengan produk unggulan desa Wonorejo yaitu donat berbahan dasar singkong, Wukursawit dengan produk sirup jahe dan Wonokeling dengan produk unggulan susu jagung.

“Produk yang telah di hasilkan akan menjadi berkelanjutan jika ada pemasaran yang tepat. Karena produk sebagus apapun kalau tidak ada pemasaran maka akan percuma, justru masyarakat akan menjadi malas, dengan pemasaran juga akan menghasilkan income bagi masyarakat,” ujar Rektor Univer Prof. Dr. Ali Mursit WM, MP saat berpamitan kepada Bupati Karanganyar berserta perangkat pemerintahan kabupaten.

Sementara itu Bupati Karanganyar mengucapkan terimakasih sekaligus mengapresiasi mahasiswa yang telah selesai melakukan KKN di Karanganyar.

“Mahasiswa KKN itu adalah oreang hebat yang akan mengisi dan memajukan negara ini. Saya selaku pemerintah Kabupaten Karanganyar merasa bangga sekaligus mengapresiasi berbagai produk yang telah dihasilkan para mahasiswa peserta KKN sehingga membawa manfaat bagi masyarakat tempat mereka melakukan KKN.” terang Bupati Juliyatmono.

Juliyatmono menambahkan bahwa Mahasiswa yang berinteraksi langsung dengan masyarakat adalah ilmu yang bermanfaat. Karena inilah pelajaran kita untuk bersosialisasi langsung dengan masyarakat.

“Semoga KKN ini bisa berkelanjutan untuk periode-periode berikutnya sehingga membawa dampak positif bagi mahasiswa KKN dan masyarakat Kab. Karanganyar,” harap Bupati. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind/umi)