Sosialisasi Zakat SKPD Kab. Karanganyar

Sambutan Bupati Juliyatmono pada Sosialisasi Zakat SKPD Kab. Karanganyar, Kamis (24/03).
sambutan Bupati Juliyatmono pada Sosialisasi Zakat SKPD Kab. Karanganyar, Kamis (24/03).

Karanganyar, Kamis 24 Maret 2016

Berdasar Al-Qur’an Qs. Al Baqoroh 43, At Taubah 109 dan Hadist Nabi maka Komisi fatwa Majelis Ulama Indonesia telah memutuskan fatwa mengenai zakat penghasilan dalam keputusan Fatwa MUI No. 3 Tahun 2003 tentang Zakat Penghasilan.

Adapun keputusan tersebut sebagai berikut,

Pertama : Ketentuan Umum bahwa fatwa yang dimaksud penghasilan adalah setiap pendapatan seperti gaji, honorarium, upah, jasa dan lain-lain yang diperoleh dengan cara halal, baik rutin seperti pejabat Negara, pegawai maupun karyawan. Maupun tidak rutin seperti dokter, pengacara, konsultan dan sejenisnya serta pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan bebas lainnya.

Kedua : Hukum, semua bentuk penghasilan halal wajib dikeluarkan zakatnya dengan syarat telah mencapai hisab satu tahun, senilai 85 gram emas.

Ketiga : Waktu Pengeluaran Zakat yaitu pada saat menerima jika cukup nishab.

Keempat : Kadar Zakat penghasilan adalah 2,5 %, bahwa semua yang dianggap penghasilan rutin maupun tidak rutin, wajib dikeluarkan zakatnya dengan nishab senilai 85 gr emas dengan presentase 2,5 % bisa dilakukan pada saat menerima penghasilan tersebut atau diakumulasi pada akhir tahun.

Dasar hukum pelaksanaan sosilaisasi ini adalah UU RI no. 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan zakat, Peraturan Pemerintah RI no. 14 Tahun 2014 tentang pelaksanaan UU no. 23 tahun 2011, Inpres RI no. 3 tahun 2014 tentang optimalisasi pengumpulan zalat di (Kementrian, Lembaga, Sekjen, Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal, Komisi Negara, PEMDA, BUMN, BUMD), Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri no. 450.12/3202/Sj tentang pengumpulan zakat dan Surat BAZNAS Jakarta no. 094/BP/BAZNAS/II?2016 tanggal 18-2-2016 tentang RKAT Tahun 2016.

“Keberhasilan sosialisasi zakat diharapkan Pimpinan memberikan contoh menunaikan 2,5% dari penghasilan, anjuran kepada yang dipimpin di instansinya dan administrasi yang tertib di UPZ baik pengumpulan maupun penyetorannya,” terang Abdul Mu’id selaku Pengurus BAZNAS Karanganyar pada acara Sosialisasi, optimalisasi dan pengumpulan zakat , Kamis (24/3) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Selanjutnya pada kegiatan tersebut dilangsungkan rekruitmen Tim Pemandu haji Daerah (TPHD) Kab. Karanganyar yang dipilih langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dengan cara mengundi kupon.

Terpilih Siti Sopiah dari Dinas Peternakan dan Perikanan Karanganyar sebagai TPHD.

“ Semoga TPHD yang terpilih dapat menjadi haji mabrur sekaligus diberikan kelancaran dalam menunaikan tugas mendampingi para Jama’ah haji Karanganyar. Dan saya harapkan dengan sosialisasi zakat ini pula mewajibkan kita sebagai muslim untuk mensukseskannya, karena gaji yang kita peroleh lebih menjadi berkah dan berdimensi surgawi,”pesan Juliyatmono dihadapan jajaran Kepala SKPD dan PNS.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)