Forum Gabungan SKPD Wilayah IV Kabupaten Karanganyar

IMG-20160308-WA0005
Forgab SKPD DAPIL IV, Selasa (8/3).

Forum Gabungan SKPD dalam rangka sinkronisasi antara usulan hasil musrenbang Kecamatan dengan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (RENJA-SKPD) Tahun 2017.

RENJA-SKPD nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan RKPD dan selanjutnya dokumen RKPD sebagai dasar pijakan untuk rancangan KUA-PPAS fan RAPBD Tahun Anggaran 2017.

Tujuan penyelenggaraan musrenbang di wilayah adalah memberi kesempatan kepada para anggota DPRD DAPIL untuk mengawal usulan Musrenbang Desa/Kalurahan dan Kecamatan ke falam RENJA SKPD dan sebagai referensi dalam forum pembahasan panitia anggaran sekaligus memberi kesempatan kepada SKPD agar dalam menyusun Rencana Kerja SKPD lebih fokus sesuai kebituhan Desa, Kalurahan, Kecamatan serta dalam rangka implementasi pelaksanaan UU no. 6 Tahun 2014 tentang Desa, RENJA SKPD tahun 2017 yang masuk ke desa harus terinformasi dan terintegrasi dengan rencana pembangunan desa.

” Pelaksanaan Musrenbang Desa telah selesai dilaksanakan pada bulan Januari, sedangkan Musrenbang Cam telah selesai dilaksanakan bilan Februari. Sebuah proses pembangunan harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan pembangunan (stakeholder), bersifat transparan, partisipatif dan akuntabel serta dilakukan melaui pendekatan politik, teknokratik, bottom up dan top down. Oleh karenanya kepada Anggota Dewan di DAPIL V untuk dapat memberi masukan, saran, usulan kegiatan yang belum tertampung didalam proses perencanaan sebelumnya,” terang Sundoro selaku Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (BAPPEDA) Karanganyar saat menyampaikan laporannya pada kegiatan Forum Gabungan SKPD Wilayah V yang meliputi Kecamatan Colomadu dan Kecamatan Gondangrejo, Selasa (8/3/2016) di Colomadu.

Adapun rekapitulasi usulan hasil musrenbang Cam DAPIL IV (empat) yakni 1. Kecamatan Colomadu, 18 kegiatan dengan jumlah usulan anggaran Rp. 36.128.522.000,- dan Kecamatan Gondangrejo, 130 kegiatan dengan jumlah usulan anggaran Rp.45.389.720.000,-.           Pada kesempatan tersebut, Sundoro juga menyampaikan bahwa kegiatan Musrenbang Desa dan Musrenbang Cam dimonitor langsung oleh Gubernur Jawa Tengah melalui sistem e-Musrenbang Desa dan e-Musrenbang Desa Kecamatan.

 Sementara itu dalam arahannya, Bupati Karanganyar mengatakan bahwa Pemerintah melakukan perencanaan pembangunan 2017 dengan tetap mengedepankan visi RPJMD 2013-2018 yakni Bersama Memajukan Karanganyar dengan 5 (lima) program unggulan yang telah terlaksana sebagai implementasi kerja Pemerintah Karanganyar.

 “Mari kita jadikan Karanganyar untuk kepentingan bersama yang lebih baik lagi. Maka pentingnya koordinasi dan komunikasi yang baik anatara DPRDnya sebagai wakil rakyat di daerah, Pemerintah yang tengah bekerja dan seluruh masyarakat utamanya. Saya juga titip kepada Kades agar melaksanakan tupoksinya untuk kepentingan bersama karena Kades dipilih langsung oleh warganya, sehingga tertanam rasa percaya warganya kepada Kades yang dipilih. Untuk itu Kepala Desa, Perangkat Desa harus benar-benar memberikan kesejahteraan bagi warganya,” tutur Juliyatmono dihadapan peserta musrenbang DAPIL IV yang diikuti Pimpinan Partai Politik, Jajaran Kepala SKPD, Camat, Delegasi Kecamatan, Kades/Lurah/Perangkat Desa.

Dishubkominfo Kra (ind/bn/kbl)