2016, LPSE Karanganyar Gunakan SPSE versi 3.6 CA

kominfo

Assisten II Bidang Perekonomian Setda Karanganyar Siti Maesaroh Saat Membacakan Sambutan Bupati Karanganyar Dalam Acara Sosialisasi dan Bimtek SPAM KODOK, Kamis (3/3)

 Layananan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Karanganyar merupakan 1 (satu) dari 16 Kab/Kota yang sudah terupgrade dengan penggunaan Sistem Pengamanan Komunikasi dan Dokumentasi (SPAMKODOK).

“Sehubungan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Karanganyar menggunakan Versi terbaru yakni 3.6 CA (Certificate Authentification), maka kita semua khususnya rekanan yang ada di wilayah Kabupaten Karanganyar harus melakukan registrasi ulang agar bisa mengikuti sistem lelang. Untuk itu, kami selaku Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan sosialisasi dan Bintek sistem pelelangan versi baru (SPAMKODOK) yang diikuti oleh rekanan, pejabatn fungsional pengadaan dan anggota secretariat ULP Karanganyar,” terang Ali Gufron selaku Kepala Administrasi Pembangunan Sekda Karanganyar, Kamis (3/3) di Gedung DPRD Karanganyar.

Menurut Ali Gufron, Sosialisasi Bintek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus kemampuan kepada seluruh rekanan yang ada di wilayah Karanganyar dengan adanya sistem versi terbaru yakni 3.6 CA dengan pengamanan SPAMKODOK.

Implementasi Sistem SPAMKODOK berdasar pada PP Nomer 82 Tahun 2015  tentang PSTE yaitu pasal 41 tentang penyelenggaraan transaksi elektronik dalam lingkup publik atau privat yang menggunakan sistem elektonik untuk kepentingan pelayanan publik wajib menggunakan Sertifikat Keandalan dan / atau Serifikat Elektronik dan pasal 52 ayat 1 (satu) dan 2 (dua) tentang tanda tangan elektronik berfungsi sebagai alat autentikasi dan verivikasi. Hal tersebut disampaikan oleh Adi salah satu Narasumber dari LPSE Karanganyar.

Ia juga menyampaikan beberapa perbedaan antara APENDO dan SPAMKODOK bagi penyedia barang / jasa yakni file  konfigurasi APENDO dapat di buat berulang-ulang dengan mengunduh aplikasi tersebut, sedangkan SPAMKODOK untuk file konfigurasi hanya di buat sekali jika hilang harus lapor ke LPSE untuk pembatalan sertifikat pembuatan ulang CA, semua pengguna SPSE wajib membackup file CA tersebut.

Dan penggunaan sistem APENDO mengenkrip dokumen penawaran memerlukan kunci publik yang di berikan saat akan memasukkan penawaran, sedangkan sistem SPAMKODOK mengenkrip dokumen penawaran sudah tidak perlu memerlukan kunci public, karena sistem SPAMKODOK sudah secara otomatis membuat kunci public tersebut.

Selanjutnya asisten II (dua) Perekonomian Setda Karanganyar, Siti Maesaroh yang mewakili Bupati Karanganyar dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan supaya tidak tertinggal dari rekanan luar hanya karena kita tidak mengetahui bagaimana caranya memasukkan aplikasi, sehingga rekanan diminta dari sekarang untuk menyiapkan diri serta menyiapkan mental untuk bersama-sama memajukan dan membangun Kabupaten Karanganyar.

Untuk pelaksanaan pelatihan akan di laksanakan mulai tanggal 7 sampai dengan 22 Maret 2016 di Laboratorium Komputer (ruang BLC) Kantor Setda Karanganyar. Untuk hari pertama pelatihan akan ada kuliah umum yang secara tehnik akan mempelajari bagaimana memasukkan kode-kode dengan versi yang baru. Dishubkominfo Karanganyar (ind/umi)