Penjelasan Bupati Karanganyar Terhadap Anggaran Mendahului Perubahan APBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2016

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Menjelaskan Anggaran Mendahului Perubahan APBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2016 di Rapat Paripurna DPRD, Rabu (2/3)

Kabupaten Karanganyar tahun 2016 ini mendapatkan alokasi dana bantuan keuangan dari Propinsi Jawa Tengah sebesar Rp. 98.844.800.000,00 (Sembilan puluh delapan milyar delapan ratus empat puluh empat juta delapan ratus ribu rupiah) yang terdiri dari belanja bantuan keuangan kepada Kabupaten sebesar Rp. 95.944.800.000,00 (Sembilan puluh lima milyar Sembilan ratus empat puluh empat juta delapan ratus ribu rupiah) dan belanja bantuan keuangan kepada Pemerintahan Desa sebesar Rp. 2.900.000.000,00 (dua milyar Sembilan ratus juta rupiah), hal tersebut disampaikan Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar, Rabu (2/3) di Ruang Rapat Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar. Hadir dalam rapat tersebut Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Kepala Pengadilan Agama Kabupaten Karanganyar, perwakilan dari Polres Karanganyar, Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar serta SKPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Juliyatmono menjelaskan lebih lanjut bantuan keuangan kepada Kabupaten tersebut diperuntukkan untuk bantuan kegiatan khusus sebesar Rp. 615.000.000.00 (enam ratus lima belas juta rupiah), bantuan sarana dan prasarana sebesar Rp 90.932.000.000,00 (Sembilan puluh milyar Sembilan ratus tiga puluh dua juta rupiah), bantuan pendidikan sebesar Rp. 4.205.800.000,00 (empat milyar dua ratus lima juta delapan ratus ribu rupiah) dan belanja operasional sebesar Rp. 192.000.000,00 (seratus Sembilan puluh  dua rupiah). Menanggapi atas belanja bantuan keuangan dari APBD Propinsi Jawa Tengah tersebut, Pemerintah Kabupaten Karanganyar perlu menyediakan dana sharing kegiatan maupun biaya administrasi kegiatan. Karena belanja bantuan keuangan maupun biaya sharing kegiatan atau administrasi kegiatan belum masuk dalam APBD Tahun 2016 dan harus diselesaikan dalam tahun anggaran 2016 sehingga harus dilaksanakan mendahului penetapan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2016. Adapun biaya sharing kegiatan atau administrasi kegiatan tersebut sebesar Rp. 29.338.050.000,00 (dua puluh sembilan milyar tiga ratus tiga puluh delapan juta lima puluh ribu rupiah) yang dibebankan pada sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas guna kelancaran kegiatan-kegiatan yang di danai dari bantuan keuangan APBD Propinsi Jawa Tengah Tahun 2016 dan kegiatan yang dibiayai dari hibah pemerintah pusat melalui kegiatan pengelolaan Sumber Daya Air dan Irigasi (Water Resources dan Irrigation Sector Management Program 2 atau WISMP2) maupun kegiatan-kegiatan mendesak yang perlu segera dialokasikan dan dilaksanakan dengan jumlah total sebesar Rp. 57.408.050.000,00 akan dibebankan pada sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya, Bupati Juliyatmono berharap permohonan untuk mendahului penetapan peraturan  daerah tentang perubahan APBD TA 2016 dapat disetujui oleh DPRD Karanganyar .

Kegiatan-kegiatan yang mendesak tersebut antara lain untuk pengadaan tanah Embung Ngadiluwih, pembangunan atau rehap beberapa daerah irigasi maupun pembangunan atau peningkatan beberapa ruas jalan, pengadaan personal computer work station untuk mendukung pelaksanaan UN Sekolah Tingkat Menengah Atas berbasis CBT yang pelaksanaannya pada bulan April 2016, pembangunan pasar darurat Matesih dan pasar darurat Nglano, rehab berat atau perbaikan GOR RM Said, merupakan kegiatan yang perlu segera dilaksanakan untuk mendukung kegiatan olah raga masyarakat dan kegiatan konstruksi bangunan agar dapat selesai pada tahun berjalan. Dan pemulangan Lebaran yang merupakan kegiatan mudik lebaran yang pelaksanaannya bulan Juli 2016. Demikian Dishubkominfo (ad/nnk/kb)