458 Jama’an Calhaj Karanganyar 2016 ikuti Sosialisasi Paspor

Bupati Juliyatmono memebrikan sambutan kepada Jama'ah Calhaj

Bupati Juliyatmono memebrikan sambutan kepada Jama’ah Calhaj

Karanganyar, Senin 29 Februari 2016

Sering kali Jam’ah Calon Haji banyak yang belum bisa membedakan antara paspor dan visa. Padahal untuk melakukan perjalanan ke luar negeri minimal memerlukan dua dokumen penting yaitu paspor dan visa. Untuk itu Kantor Imigrasi Klas I Surakarta mengadakan Sosialisasi kebijakan penyelenggaraan Haji Kabupaten Karanganyar tahun 2016, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (29/2)kemarin.

Kasubsi perijinan kantor Imigrasi Surakarta, Wahyu Agus Yunianto pada paparannya menjelaskan perbedaan antara Paspor dan Visa.

Paspor adalah dokumentasi yang telah dikeluarkan secara resmi oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat semua data dan identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. Jadi pada umumnya paspor di perlukan untuk perjalanan Internasional karena harus di tunjukkan ketika memasuki perbatasan pada suatu Negara yang dikunjungi. Sedangkan Visa adalah sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh sebuah negara yang akan memberikan seseorang ijin untuk masuk ke negara tersebut dalam satu periode waktu dan tujuan tertentu.

“Jadi Paspor di sini ibarat SIM Internasional untuk hubungan Bilateral dan Multilateral, sedangkan visa itu merupakan tiket ijin masuk negara yang dituju,” jelas Wahyu Agus Yunianto saat menerangkan dihadapan Jama’an Calhaj Karanganyar.

Ia juga menjelaskan tentang sosialisasi Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono menghimbau kepada Jama’ah Calon Haji agar sosialisasi ini diperhatiakan dan dipahami dengan baik supaya tidak menimbulkan rasa bingung saat berangkat, tiba di Arab Saudi sampai kembali lagi ke Tanah Air.

“Manasik Haji akan saya isi dengan percobaan menaiki pesawat Lawu Air yang berada di Intan Pari, supaya nantinya jama’ah calon haji tidak kaget dan kemrungsung (terburu-buru), belajar menaiki pesawat itu penting,” terang Juliatmono disambut gelak tawa Jama’ah Calon Haji.

Sementara itu pada kesempatan tersebut Kabag Kesra Sekda Karanganyar, Sugeng Raharto menyampaikan untuk jama’ah calon haji 2016 berjumlah 458 ditambah cadangan 22 jama’ah. Pelaksanaan Haji 2016 mengalami peningkatan sejumlah 44 Jamaah, dibandingkan di tahun 2015 yang berjumlah 394 jam’ah Haji.

Dishubkominfo Karanganyar (umi/ind/kbl)