Persiapan Kabupaten Karanganyar Menuju ADIPURA Ke-9

kominfo
Sekda Karanganyar Samsi Saat Memimpin Rakor Penilaian ADIPURA, Kamis (25/2)

Menindak lanjuti Rapat Koordinasi Adipura di Jakarta yang berlangsung Tanggal 1 s/d 2 Februari 2016 kemarin dan Rapat koordinasi Program Adipura di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Propinsi Jawa Tengah Tanggal 15 Februari 2016.

Hari ini, Kamis (25/2) bertempat di Ruang Podang I Kantor Setda Karanganyar, Sekda Karanganyar Samsi yang mewakili Bupati Karanganyar memimpin langsung Rakor Persiapan Program “ADIPURA” Kabupaten Karanganyar 2016 yang diikuti perwakilan Forkopimda, Jajaran Kepala SKPD , Camat , Kepala Sekolah , Ketua RT/RW untuk titik pantau Adipura 2016.

Pada kesempatan tersebut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Karanganyar, Edy Yusworo menyampaikan bahwa Kabupaten Karanganyar telah mendapatkan penghargaan Adipura yang ke-8. Filosofi Adipura adalah kebutuhan lingkungan yang bersih, sehat, teduh dan berkelanjutan. Dengan tujuan untuk mendorong kepemimpinan Pemerintah Kabupaten, membangun partisipasif aktif masyarakat serta dunia usaha, mewujudkan Kota/Kabupaten yang berkelanjutan baik secara ekologis, sosial dan ekonomi serta mendukung prinsip Good Governance dibidang pengelolaan lingkungan hidup.

“Arah kebijakan dan indikator yang akan dinilai pada Adipura tahun 2016 berdasarkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup diantaranya meliputi ruang terbuka hijau, sampah, pengendalian pencemaran air, adaptasi dan mitigasi dalam perubahan iklim, pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan/lahan serta pencegahan dan pengelolaan pertambangan,” terang Edy Yusworo

Dilaporkan juga untuk lokasi pemantauan wajib Adipura 2016 tidak mengalami perubahan, yakni pemukiman menengah dan sederhana, jalan arteri dan pendukung, pasar tegalgede, pertokoan jalan raya Lawu, Rumah Sakit/Puskesmas di Karanganyar Kota, Terminal Bus Jongke/Bejen, Hutan Kota/Taman Kota selatan BKD, Selatan Masjid Agung , Saluran terbuka di Cangakan , Tegal asri dan komplek Perkantoran, TPA Jumantono, TPST Buran/Jengglong/Pandes, Bank Sampah dan perairan terbuka jembatan Siwaluh/tegal asri/cerbonan.

Adapun Strategi pelaksanaan Adipura 2016 ini yakni evaluasi hasil penilaian Adipura 2014-2015, target nilai semua komponen 75, konsentrasi penilaian di TPA/TPST/Bank Sampah, Lokasi CSR dari BUMN/BUMD/Perusahaan untuk bantuan pada sarpras sampah/tong smpah/binaan bank sampah, penyelesaian konflik pada pertambangan dan kerusakan lingkungan/kebakaran.

“Komitmen semua pihak baik koordinasi/kerjasama, kontinuitas program, focus pelaksanaan kegiatan, partisipasi masyarakat,inovasi dan kreatifitas adalah kata kunci keberhasilan Adipura. Untuk itu dukungan semua pihak sangat penting agar pelaksanaan Adipura pada bulan Maret sampai dengan Juni mendatang dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Mudah-mudahan Karanganyar dapat meraih Adipura kembali,” harap Edy Yusworo  dihadapan peserta Rakor.

Sementara itu Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi menyambut baik pada rakor persiapan Adipura 2016. Menurutnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan  oleh SKPD terkait.

“DPU untuk lebih konsen pada penataan  kota, penertiban pedagang kaki lima dan usaha kecil menengah siang dan malam  di Alun-Alun Karanganyar dan Taman Pancasila  oleh Satpol PP agar ditata dengan baik, juga penaataan parkir disepanjang  jalan Lawu oleh pihak Kepolisian agar tidak mengganggu kegiatan lalu-lintas, tentu tidak luput dari himbauan agar memperhatikan lampu-lampu yang masih gelap di malam hari untuk menjadi periksa oleh DKP.  Dan juga kepada peserta rakor bahwa untuk membudayakan membuang sampah pada tempatnya,” pesan Samsi. Dishubkominfo Karanganyar (Ad/Ind/bn/nnk)