FKUB KARANGANYAR MENGADAKAN SILATURAHMI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA

Wakil Bupati Karanganyar saat membuka dan memberikan sambutan pada acara FKUB di Gedung DPRD Karanganyar  Senin (22/02)
Ketua FKUB saat menyampaikan laporan Senin (22/02)

Karanganyar,Senin 22 Februari 2016

Untuk mewujudkan Kabupaten Karanganyar yang tertib, aman, sejahtera dan menjalin hubungan yang harmonis antar umat beragama,Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar sosialisasi yang bertajuk ‘Silaturahmi Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Karanganyar 2016’ digedung DPRD Kabupaten Karanganyar (22/02/16). Sosialisasi ini dihadiri kurang lebih 300 peserta yang terdiri dari SKPD Kejaksaan, Camat,Lurah,Tokoh Agama,ORMAS serta FKUB se Kabupaten Karanganyar. Maksud dari terselenggaranya acara ini adalah untuk menjalin silaturahmi antar umat beragama sebangsa dan setanah air agar meningkatkan nilai nilai dalam Pancasila.

Dalam sambutannya Drs.H.Abdul Muid,MM selaku ketua FKUB dan ketua panitia dalam acara ini menyampaikan bahwa NKRI tidak boleh terpecah belah karena perbedaan latar berlakang Suku, Agama dan Ras. Negara Indonesia adalah Negara yang letak geografisnya sangat menguntungkan di bidang perekonomian,maka dari itu akan timbul gangguan dari luar untuk menguasai Bumi Pertiwi,antara lain menyerang melalui bidang agama. Beliau juga menyampaikan bahwa menjalin kerukunan antar umat beragama sangat di perlukan,agar semangat persatuan dan kesatuan terjalin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Acara ini juga di hadiri langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar Rohadi Widodo SP, Dandim Letkol.Inf.Marthen Pasunda,S.Sos.,Ustadz Andri Kurniawan,Ustadz Syihabuddin AM.Al Hafidz danDr.Mu’inudilillah Basri,M.A. Dalam kesempatan ini Wakil Bupati Karanganyar membuka secara langsung acara ini. Beliau menyampaikan agar warga Indonesia khususnya warga Kabupaten Karanganyar mampu menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, toleransi dan sikap saling menghargai antar umat beragama, supaya kehidupan bermasyarakat dan bernegara tidak terpecah belah. Pada kesempatan itu, di putar juga video-video yang menunjukkan penyimpangan agama,yang tentunya bertujuan memecah belah kerukunan umat beragama. Dengan di putarnya video itu diharapkan warga masyarakat memahami tindak penyimpangan agama dan dapat menghindarinya agar keselarasan umat beragama tetap terjalin. Ft/kbl