Berada di Zona Rawan Longsor, Warga Jengglong Diminta Pindah

Bupati Karanganyar Juliyatmono (bertopi hitam) saat melihat dari dekat longsor dari bukit tasin, Senin (15/02)
Bupati Karanganyar Juliyatmono (bertopi hitam) saat melihat dari dekat longsor dari bukit tasin, Senin (15/02)

Karanganyar, Selasa (16/02/2016)

Warga Dusun Jengglong, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiysoso diminta untuk pindah tempat, karena daerah tersebut berada di zona merah rawan longsor. Terdapat 77 Kepala keluarga (KK), sebanyak 263 jiwa yang menghuni dusun yang diapit oleh dua perbukitan.

“Masayarakat yang berada di Jengglong ini harus berpindah karena berada di lokasi rawan longsor. Jika longsor sangat berbahaya, apalagi curah hujan saat ini cukup tinggi,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Senin (15/02) sore, saat melihat dari dekat lokasi itu.

Dikatakan oleh Bupati, setiap sore atau malam di Jengglong jangan sampai menempati rumah, karena setiap tiga jam mengalami pergerakan tanah sebesar tiga sentimeter.

“Kita masih mencari solusi paling tepat bagaimana untuk memindahkan mereka, karena di Desa Wonorejo hampir tidak ada dataran permukaan tanah untuk memindahkan mereka. Saat ini yang paling utama adalah keselamatan mereka,” kata Bupati Juliyatmono.

Saat akan melihat lokasi longsor dari Desa Wonorejo, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo serta beberapa Kepala SKPD terkait, turun hujan deras dan angin kencang, terlihat aliran air dari atas bukit berwarna cokelat agak hitam disertai material batu kerikil.

“Kemungkinan itu diatas ada pergeseran tanah, atau bahkan ada longsor kecil,” kata Camat Jatiyoso, Sundoro Budhi Karyanto.

Peristiwa longsor di wilayah Kecamatan Jatiyoso, di bukit tasin telah terjadi pada Rabu (10/02) pukul 15.00 WIB, disusul longsoran berikutnya dengan intensitas lebih besar pada Kamis (11/02) pukul 08.00 WIB, dan Kamis malam.

Dua jembatan tertimbun longsoran dari Bukit Tasin sehingga tidak dapat dilewati kendaraan. Tanah bercampur lumpur juga telah menimbun jalan dan lahan pertanian yang berada di wilayah tersebut. pd