Bukit Tasin Kembali Longsor

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (paling kanan) saat meninjau dari dekat longsoran terbaru dari bukit tasin, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Jumat (12/02)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (paling kanan) saat meninjau dari dekat longsoran terbaru dari bukit tasin, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Jumat (12/02)

Karanganyar, Jumat (12/02/2016)
Setelah longsor dari Bukit Tasin yang terjadi dua kali beberapa hari lalu, kembali melongsorkan tanah dengan skala lebih banyak, Kamis (11/02) pukul 00.30 WIB dari pada sebelumnya.

Longsor susulan di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso bahkan telah menimbun alat berat excavator yang sebelumnya untuk membuka jalan yang tertimbun longsor, 13 tiang listrik, satu rumah, lahan pertanian yang berada di lereng bukit dan menyebabkan meninggal hewan ternak berupa satu sapi dan tiga kambing.

Kepala Desa Beruk, Sartono menjelaskan lngsor tersebut terjadi pada Kamis malam. Intensitas hujan deras yang terus menguyur wilayah Jatiyoso mengakibatkan tanah di bukit Tasin menjadi labil.
“Luas longsor menjadi lebih besar sekitar 15 hektar, yang tidak jauh dari longsor sebelumnya,” kata Sartono.

Akibat longsor itu, akses jalan menuju Dusun Pengkok dan Pondok menjadi tertutup material tanah basah bercampur batu.

Saat meninjau di lokasi, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menjelaskan saat ini telah ditanggulangi dengan mengirimkan tiga unit genset untuk Dusun Pengkok dan Pondok yang terisolir, dan mendirikan dapur umum.

“Ada dua tempat pengungsian, bagi 80 KK dengan 250 an orang, di SD 1 Wonorejo, kemudian di Balai Desa Beruk dengan jumlah 300 an orang,” katanya.

Kemudian terkait dengan proses belajar bagi anak-anak didik di Desa tersebut, Rohadi mengatakan Sekolah diliburkan terlebih dahulu, karena yang terpenting keselamatan.

“Kita berikan dispensasi dan koordinasikan dengan Disdikpora Kabupaten Karanganyar, karena kondisinya bencana,” kata Rohadi. pd