Aplikasi SIMDA Desa Upaya Penerapan UU Nomor 6 Tahun 2014

kominfo

Ikuti dan pahami benar workshop aplikasi SIMDA Desa : Bupati Juliyatmono saat memberikan arahannya.

Karanganyar, Senin 25 Januari 2016
Untuk mempermudah administrasi dan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang Satuan Tugas Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) Desa dengan tehnik penerapannya, Pemerintah Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Workshop aplikasi SIMDA Desa yang diikuti oleh SKPD, Tenaga Ahli/Pendamping, Kecamatan dan Desa, Senin (25/1) di Ruang Podang II Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar.

Menurut Asisten Pemerintahan Setda Karanganyar Nunung Susanto bahwa pengembangan aplikasi SIMDA Desa ini merupakan upaya penerapan UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa yang dikembangkan oleh BPKP dalam rangka meningkatkan tata kelola keuangan desa.
“Materi workshop ini meliputi sosialisasi aplikasi SIMDA Desa, install aplikasi SIMDA Desa serta simulasi penggunaan SIMDA Desa dengan narasumber BPKP Provinsi Desa,” kata Nunung Susanto saat menyampaikan laporannya.

Selanjutnya Bupati Juliyatmono pada kesempatan tersebut mengatakan langkah ini adalah percepatan untuk semakin menata agar Desa sudah menggunakan SIMDA Desa.
“Dari 16 Kecamatan ada 32 Desa yang harus disiapkan By System Online dengan baik dari 162 Desa yang ada di Karanganyar. Yang terpenting adalah mengetahui sistemnya dan akan ditempatkan orang-orang yang ahli. Saya harapkan dengan penggunaan SIMDA yang baik, penyediaan data yang lengkap dan akurat merupakan metode transpalansi karena terkait dengan dana Desa,” pesan Bupati.

Pada kesempatan tersebut kepada BPKP, Bupati menghimbau agar semua data tersedia lengkap seperti foto penduduk dan foto desa. “Saya berharap peserta workshop dapat memahami benar karena ini merupakan kompetensi untuk langkah yang baik kedepannya, khususnya kepada Sekdes dan Bendahara di 32 Desa dari 16 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar agar benar-benar mempersiapkan diri dalam memahami penggunaan SIMDA Desa,” harap Juliyatmono.
Dishubkominfo Karanganyar (Ind/Bn).