Rakor Dewan Pendidikan Se Solo Raya

Kominfo
Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka Rakor Dewan Pendidikan se Solo Raya di Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (21/01/2016)

Karanganyar, Kamis 21 Januari 2016
Untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi, informasi dan sinkronisasi kegiatan antar Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota Se Solo Raya sekaligus menyampaikan pokok-pokok pemikiran dan penyusunan dan rekomendasi mengenai kebijakan pemerintah dan pemerintah daerah di bidang Pendidikan, maka Dewan Pendidikan Se Solo Raya mengadakan Rapat Koordinasi rutin tiga bulan sekali, yang kebetulan pada awal tahun 2016 ini bertempat di Kabupaten Karanganyar, Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (21/01/2016).
Target kegiatan Rakor ini adalah tersusunnya pokok-pokok pikiran dan rekomendasi mengenai keberadaan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah dan tersusunnya rekomendasi penyelenggaraan pendidikan dilingkungan Kabupaten/Kota Se Solo Raya yang disampaikan kepada Bupati/Walikota Sesuai dengan konteks pemerintah yang sedang berjalan.
“Semoga dengan adanya Rapat Koordinasi ini bermanfaat besar bagi Dewan Pendidikan. Selamat mengabdi bagi Dewan Pendidkan yang baru dilantik masa bhakti 2015-2020 sesuai dengan ketentuan dan kompetensinya dan mencerminkan nilai-nilai pancasila. Saya (Bupati) bersama Wakil Bupati berharap Pendidikan jauh lebih baik . Mari kita bergerak bersama-sama untuk menjadikan program pendidikan yang lebih maju, mari kita kompak memuliakan anak-anak agar menjadi generasi penerus yang hebat, ujar Bupati Karanganyar saat menyampaikan arahannya sekaligus membuka Rakor Dewan Pendidikan Se Solo Raya.
Pada kesempatan tersebut Bupati Juliyatmono mengatakan bahwa tahun ini akan ada perubahan SOT diseluruh wilayah Indonesia.
“Eselon-eselon II kalau dilebur kemungkinan juga tidak akan berkesempatan lagi menjadi Eselon-eselon II, ini sungguh amat mengganggu secara psikologi. Termasuk kewenangan SMA/SMK akan diambil Provinsi, oleh karna itu banyak kewenangan akan dicabut dan nyaris Otonomi Daerah tidak ada lagi gaungnya. Dewan pendidikan dan Dinas Pendidikan harus bergandengan terus, untuk mencapai tujuan yang sama,” kata Juliyatmono .
Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Se Solo Raya, Dr.Arief Suryono mernyampaikan kurangnya respon dari menteri pendidikan kepada Dewan Pendidikan. “Berdasar UU nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan Pendidikan. Selaku yang tergabung dalam Dewan Pendidikan mendesak Menteri Pendidikan untuk segera membentuk Dewan Pendidikan Nasional, Karena memang kurangnya respon dari Menteri. Dan mudah-mudahan Rakor Dewan Pendidikan Provinsi yang akan di selenggarakan di Bandung nanti dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang mampu Berbadan Hukum sebagai aspirasi Dewan pendidikan di Daerah agar Menteri dapat segera membentuk Dewan Pendidikan Nasional. Semoga sisa-sia hidup kita ini bisa disumbangkan untuk negara,” terangnya.
Pada Rapat Koordinasi tersebut, Tjuk Susilo selaku Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Karanganyar meminta Komite agar dipertemukan dengan Kepala Sekolah karena perlu adanya kerjasama yang tentunya dapat bermanfaat untuk kemajuan pendidikan Se Solo Raya. Ad/Ind/Tt