Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016

Kominfo
Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Kepala BPS Karanganyar Toto Desanto (kanan) dan Ketua APINDO Karanganyar Edi Darmawan (kiri) pada kegiatan Sensus Ekonomi 2016, Senin (14/12/2015) di Ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar.

Karanganyar, Senin 14 Desember 2015

Badan Pusat Stastitik (BPS) Kabupaten Karanganyar dalam rangka mensukseskan sensus ekonomi 2016 menyelenggarakan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016, Senin(14/12/2015) di ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar. Sosialisasi ini dihadiri oleh 50 peserta dan pelaku usaha.

Dalam laporannya kepala seksi statistik Distribusi BPS Karanganyar, Sri Pristiwati mengatakan bahwa “penyelenggaraan sosialisasi ini mengacu pada Undang-Undang No.16 1997 tentang statistik BPS berkewajiban mengadakan sensus penduduk. Kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada bulan Mei 2016 bertujuan untuk mendapatkan informasi potret utuh perekonomian bangsa, sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional. Saya berharap dukungan dari Bupati, karena kami menyadari respon dari adanya intervensi agar data benar-benar akurat sesuai dengan data di lapangan“.

Kominfo
Peserta saat mengikuti sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 yang akan dimulai pada Mei 2016.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam arahannya “kita gelorakan, karena sensus ini sangat penting dan strategis karena secara ekonomi nanti seperti apa. Bagaimana mampu mengganti ekonomi Kabupaten Karanganyar supaya sensus ini dapat memberikan input atau data yang benar sehingga bisa lebih valid. Jajaran pengusaha melalui Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) untuk memberikan data yang benar. Petugas sensus diharapkan dalam menjalankan tugasnya agar dimudahkan atau tidak dipersulit.Bupati juga menegaskan bahwa “kemiskinan merupakan salah satu faktor dari perilaku, data sebagai karakter daya saing Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) antar perusahaan. Mudah-mudahan dengan sensus ekonomi dapat menjadi daya saing yang lebih baik dengan potensi yang dimiliki”.

Rencananya Karanganyar akan mengadakan perjanjian MOU dengan Malaysia di BLK Bangsri tentang rekrutmen tenaga kerja yang bertujuan meningkatkan produk SDM yang berkualitas. Disamping itu, Sensus Ekonomi nanti diharapkan menjadi parameter pertumbuhan ekonomi perkapita, domestik regional serta bruto agar meningkat. Kami harap Sensus Ekonomi tersebut dapat disosialisasikan kepada masyarakat.

Selanjutnya, dalam sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber yaitu Kepala BPS Kabupaten Karanganyar Toto Desanto dan Ketua APINDO Kabupaten Karanganyar Edi Darmawan. Toto Desanto menyampaikan gambaran umum tentang Sensus Ekonomi 2016 dengan tujuan mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian, sebagai landasan bagi penyusunan kebijakan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan.

“Kami butuh dukungan dan partisipasinya dalam mensukseskan sensus ekonomi 2016 agar berjalan lancar. Karena anggaran yang digunakan untuk sensus ekonomi 2016 ini tidak sedikit yakni mencapai 1,7 Triliun. Anggaran tersebut tidak ada kaitannya dengan pajak income perkapita, domestik regional dan dijamin kerahasian datanya, untuk itu harap bantuannya”, ujar Toto Desanto.

            Ketua APINDO menyampaikan arahannya bahwa “akan menata ulang pengusaha yang proinvestasi, diharapkan dapat berdampak pada perkembangan ekonomi, menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, dan meningkatkan pembangunan infrastruktur.Ad/Ind/Wn