Karanganyar Dapat Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

IMG-20151214-WA0001 copyKaranganyar, Senin (14/12/2015)
Kabupaten Karanganyar mendapatkan penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI sebagai Kabupaten Peduli HAM.

Penghargaan tersebut merupakan hasil penilaian dari Kemenkumham berupa capaian implementasi HAM pada tahun 2014, yang meliputi 17 kelompok hak/kriteria penilaian.

“Kabupaten Karanganyar memperoleh total nilai 95,29. Dari kelompok penilaian, terdapat 13 item kelompok yang memperoleh nilai 10,” kata Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Senin (14/12).

Seperti angka kematian bayi, tutupan vegetasi pada Kawasan Berfungsi Lindung, presentasi anak usia 7-12 tahun yang belum memperoleh pendidikan SD, presentasi anak usia 13-15 tahun yang belum memperoleh pendidikan tingkat SMP, anak berkebutuhan khusus yang memperoleh pendidikan, penyandang buta aksara, maupun kekerasan terhadap perempuan.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly memberikan piagam penghargaan tersebut kepada Wakil Bupati Karanganyar, Jumat (11/12) di kantor Kemenkumham RI, Jakarta.

Anugerah ini diberikan Kemenkumham untuk kabupaten dan kota di Indonesia yang peduli terhadap kebutuhan-kebutuhan dasar warganya.

Dasar penilaian untuk melaksanakan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 25 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2013 tentang Kriteria Kabupaten/Kota Peduli HAM.

Adapun indikator penilaian kabupaten/kota peduli HAM meliputi hak hidup, hak mengembangkan diri, hak atas kesejahteraan, hak atas rasa aman, dan hak perempuan.

“Tentunya kita patut bersyukur, bahwa tahun lalu dan sekarang Kabupaten Karanganyar juga mendapatkan penghargaan itu bahkan tahun ini dapat nilai tertinggi se Jawa Tengah,” kata Rohadi Widodo. pd