Target Surplus Beras, Petani Diberi Alat Pertanian

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan secara simbolis alat pertanian
Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan secara simbolis alat pertanian

Karanganyar, Kamis (25/11/2015)
Untuk mencapai surplus beras Nasional, Kabupaten Karanganyar sebagai salah satu lumbung beras memberikan bantuan alat-alat pertanian bagi Gapoktan di wilayah Bumi Intanpari.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo secara simbolis menyerahkan alat-alat pertanian berupa transplater, hand tractor, dan pompa air, Kamis (26/11) saat Tasyakuran Panen Padi Masa Tanam III di areal persawahan di Desa Wonolopo, Kecamatan Tasikmadu.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengharapkan agar petani tidak mudah menjual lahan pertaniannya. Dia juga meminta agar setiap dua tahun sekali di selinggi tanaman lain seperti cabe,dan bawang untuk memutus siklus hama penyakit.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Kabupaten Karanganyar Supramnaryo mengatakan bantuan itu berupa 25 unit transplanter, 34 hand tractor, dan 25 unit pompa air.

“Sumber dana alat-alat pertanian itu berasal dari APBN,” kata Supramnaryo.

Selanjutnya, Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda mengatakan, TNI AD mengambil peran mendampingi petani danm menyertai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan intansi terkait untuk membantu petani supaya sejahtera agar ketahanan pangan Nasional terjaga.

“Dengan adanya Upaya Khusus (Upus) harapnya ada surplus beras, saat ini hasil pertanian di Indonesia masih memenuhi kebutuhan masyarakat, namun jika ada beras impor tidak digunakan selama masih bisa menghasilkan sendiri,” katanya.

Untuk mencapai itu, maka capaian hasil penen harus ditingkatkan lagi dan pertanian mendapatkan perhatian serius dengan memberikan bantuan alat pertanian, pupuk, bibit, dan sistem pengairan.

“Ini merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah untuk petani sehingga tercapai surplus beras,” jelasnya.pd