Karanganyar Usulkan Hari Wayang Nasional

Pentas Wayang kulit dengan dalang Ki Entus Susmono (ke dua dari kiri), Ki Manteb Sudarsono (ke dua dari kanan) di apit Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (kiri) dan Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan)

Pentas Wayang kulit dengan dalang Ki Entus Susmono (ke dua dari kiri), Ki Manteb Sudarsono (ke dua dari kanan) di apit Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (kiri) dan Bupati Karanganyar Juliyatmono (kanan)

Karanganyar, Minggu (08/11/2015)
Kabupaten Karanganyar mengusulkan kepada Presiden Republik Indonesia, agar setiap tanggal 7 November ditetapkan sebagai Hari Wayang Nasional

“Hal itu didasari karena pada 7 November 2003 UNESCO telah memberikan penghargaan pengakuan secara resmi wayang adalah hasil karya agung bangsa Indonesia yang tidak diakui dan dijiplak negara lain,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Sabtu (07/11) saat di Alun-alun Kabupaten Karanganyar.

Peringatan pengakuan dari UNESCO itu, di Kabupaten Karanganyar dimeriahkan dengan pentas wayang kulit semalam suntuk dengan menghadirkan dua dalang, yakni Ki Manteb Sudarsono dan Ki Entus Susmono, juga sebagai Bupati Kabupaten Tegal dengan mengambil lakon Bondan Pakso Jandhu, dan 98 sinden sesuai umur Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar juga mengatakan jika tanggal 7 november di tetapkan sebagai hari wayang nasional dan Undang-Undang Kebudayaan segera dapat di tetapkan oleh Pemerintah Pusat, maka Pemerintah punya kewajiban, memelihara, menjaga dan membiayai kesenian yang ada di Indonesia, sehingga pelaku budaya bisa sejahtera.

“Pentas ini juga memperingati Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 98, yang diperingati setiap 18 November,” kata Juliyatmono.

Di Kabupaten Karanganyar terdapat dalang kondang Ki Manteb Sudarsono terkenal dengan sabetan wayang dan dalang-dalang wayang kulit lainnya . Tak hanya itu saja, sudah banyak dalang cilik yang jago memainkan wayang.pd