Membaca, Pilihan Hidup Agar Lebih Baik

 

PESAN dan KESAN Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo pada Pembukaan Pameran dan Bazar Sejuta Buku Tahun 2015 Karanganyar, Jum’at (06/11/2015) di Gor Nyi Ageng Karang.
Bazar buku murah ramai dikunjungi pengunjung. Kegiatan bazar ini digelar selama satu minggu kedepan (06/11 s/d 12/11/2015)

Karanganyar, Jum’at 06 November 2015

Bertempat di Gor Mini Nyi Ageng Karang Kabupaten Karanganyar, Kantor Perpustakaan dan Arsip Karanganyar menggelar Pameran dan Bazar Sejuta Buku yang berlangsung mulai hari ini Jum’at (06/11 s/d 12/11/2015). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Kepala Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jawa Tengah, Kepala Perpustakaan dan Arsip Subosukowonosraten serta Jajaran SKPD Karanganyar.

Dalam paparannya Kepala Perpustakaan dan Arsip Kab. Karanganyar, Susamti mengatakan bahwa maksud dan tujuan diselenggarakannya Pameran ini adalah untuk memotivasi budaya gemar membaca dan cinta buku sehingga dapat merangsang tumbuhkembang masyarakat akan gemar membaca, mendekatkan masyarakat dengan buku, menyediakan buku dengan harga murah dan terjangkau serta menggalang kerjasama dengan masyarakat, Praktisi Pendidikan, Bisnis dan Perpustakaan.

“ Pameran dan Bazar Sejuta Buku Tahun 2015 yang mengusung tema “Karanganyar Maju dengan Membaca Buku” merupakan salah satu kegiatan pada serangkaian agenda menyambut hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-98.

Kegiatan Pameran buku ini melibatkan Perusahaan Penerbit Buku, Lembaga Pendidikan dan sekolah. Dan akan berlangsung selama ssatu minggu kedepan yakni mulai Tanggal 06 November sampai dengan 12 November 2015. Adapun pustaka buku yang disediakan diantaranya: pustaka buku dari tingkat Sekolah Dasar, buku mewarnai tingkat PAUD/TK, buku bercerita. Dan kami juga akan mengadakan final lomba karya tulis ilmiah serta workshop mendongeng untuk Guru-Guru TK se Kabupaten Karanganyar pada hari Minggu (15/11/2015) besok. Target kami dengan diselenggarakannya Bazar sejuta buku ini adalah menarik sebanyak-banyaknya jumlah pengunjung dan jumlah transaksi buku yang terjual,”  terang Susamti pada saat menyampaikan laporan kegiatan.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik dan mengapresiasi diadakannya Pameran sekaligus Bazar Buku oleh Perpustakaan dan Arsip Karanganyar. Dan berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tiap tahunnya.

????????????????????????????????????
Membaca merupakan pilihan hidup agar lebih baik, Bupati saat menyampaikan sambutannya.

“ Betapa pentingnya hidup ini dengan membaca. Dalam ajaran Islam “iqro” yang artinya bacalah sedang secara filosofinya “jendela” karena dengan jendela kita dapat melihat lingkungan sekitarnya, mengetahui keadaan secara umum sehingga membaca ini menjadi wajib bagi kita semua. Hanya saja yang membedakan adalah pada frekuensinya. Bagi masing-masing orang, lama tidaknya membaca itu berbeda-beda, karena Tuhan menciptakan penglihatan, pendengaran dan hati dalam membaca dimensinya untuk pertanggungjawaban. Dari aspek sosial membaca itu agar bermanfaat bagi sesama sedangkan dari segi agama merupakan kehatia-hatian kita dalam mengucap/melakukan sesuatu harus ada ilmunya. Maka membaca merupakan pilihan hidup agar lebih baik, Ibarat buku adalah lentera yang dapat melihat dunia dengan terang tanpa diselimuti rasa kegelapan,” tutur Bupati yang disambut tepuk tangan hadirin.

????????????????????????????????????
Bupati Juliyatmono saat memecah GENTONG KEBODOHAN tanda dibukanya Pameran dan Bazar Sejutra Buku.

Bupati Juliyatmono juga menghimbau kepada semua pihak untuk terus menyukseskan Jam Wajib Belajar bagi anak-anak.

“ Saya himbau terus sukseskan Jam Wajib Belajar yang dimulai dari waktu maghrib hingga Isya’, tidak perlu lama-lama yang terpenting rutin. Anak-anak harus diberikan rasa optimis untuk hari esok. Ada kampung Inggris di daerah Jawa Timur. Nah, di daerah Karanganyar ini, kita memiliki Kampung Matematika di Tawangmangu, karena memang anak-anak disana nilai matematikanya tinggi. Maka untuk itu, mudah-mudahan dengan adanya pameran buku ini dapat menginspirasi, karena dengan gemar membaca kita semua menjadi orang-orang yang mulia,” pesannya.

Ia menyampaikan pentingnya keberadaan Perpustakaan di Desa agar masyarakat dapat merubah pola hidup menjadi lebih baik dan berpendidikan.

“Keberadaan perpustakaan di Desa-Desa, Dusun-Dusun, Dukuh-Dukuh itu penting sekali agar masyarakat dapat bersikap/berperilaku ada teori/ilmunya sehingga perpustakaan harus ada. Misalkan Perpustakaan Desa menyediakan Cara memilih bibit unggul agar panen yang dihasilkan berkualitas dan melimpah,” terang Bupati Juliyatmono.

Buku yang bermanfaat sebagai JENDELA DUNIA.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan piala sekaligus uang pembinaan oleh Bupati kepada Juara Perpustakaan dan Arsip Desa.

ABADIKAN GAMBAR : Bupati, Wakil Bupati foto bersama Para Juara Perpustakaan dan Arsip Desa.

Untuk Kategori Perpustaan Desa sebagai Juara I ( Desa dawung Kecamatan Matesih), Juara II ( Desa Gaum Kecamatan Tasikmadu), Juara III ( Desa Menjing Kecamatan Jenawi) sedangkan Kategori Arsip Desa sebagai Juara I ( Desa Malangjiwan Kecamatan Colomadu), Juara II ( Desa Bangsri Kecamatan Karangpandan), Juara III ( Desa tlogo Kecamatan Jatiyoso). ind