Desa Ngepungsari, Program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2015

DSC_0012

Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II, Lapangan Desa Ngepungsari Kecamatan Jatipuro, Kamis (08/10)

Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-95 Tahun 2015 Kabupaten Karanganyar berlangsung di Lapangan Desa Ngepungsari Kecamatan Jatipuro, Kamis (08/10/2015). Bertindak sebagai Inspektur Upacara Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda, S.Sos dan selaku Komandan Upacara Danramil III Kebakramat Kapten ARH. Heru Nugroho.

Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II Kab. Karanganyar dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Forkompinda Kab Karanganyar, Kepala SKPD terkait, TP PKK Kabupaten Karanganyar, PERSIT KCK Cab. KODIM 0727/Karanganyar dan diikuti oleh peserta dari berbagai unsur seperti Satgas, Satuan dari TNI, Polri dan Pemda serta unsur pendukung Polri, PNS, Ormas, Pelajar, masyarakat.

kominfo

Dandim 0727 Karanganyar Saat Pemeriksaan Pasukan Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung II

kominfo

Irup Upacara Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Marthen Pasunda Secara Simbolis Menyerahkan Peralatan TMMD Sengkuyung Tahap II

kominfo

Pemukulan Kentong Oleh Dandim 0727 Karanganyar Tanda TMMD Sengkuyung II dimulai

Sementara itu, Komandan Upacara melaporkan bahwa Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2015 dimulai dari Pra TMMD yang dilaksanakan selama 10 hari dari Tanggal 28 September sampai dengan 7 Oktober 2015 dengan pencapaian hasil untuk pembangunan betonisasi jalan telah mencapai 50 persen. Sedangkan untuk tahapan TMMD Sengkuyung sendiri pelaksanaannya selama 21 hari, mulai Tanggal 8 sampai dengan 28 Oktober 2015.

Desa Ngepungsari Kec. Jatipuro dipilih sebagai tempat sasaran TMMD kali ini dikarenakan penduduk didesa tersebut mayoritas bekerja sebagai petani dan buruh sehingga perlu perhatian khusus dari semua pihak dalam upaya peningkatan kesejahteraan, selain itu juga program pembangunan fisik dan non fisik di Desa Ngepungsari masih minim sehingga diperlukan adanya pembangunan daerah supaya  sejajar dengan desa-desa lainnya, untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kerja nyata dalam mewujudkan kemanunggalan TNI Rakyat melalui Upaya peningkatan semangat gotong royong dalam rangka terciptanya Pembinaan Ketahanan Wilayah.

TMMD Sengkuyung Tahap II ini memiliki sasaran kegiatan fisik meliputi Pembangunan rabat beton jalan 2,50 x 0,10 meter panjang 1400 meter, pembangunan rabat beton jalan 3 x 0,10 meter panjang 200 meter, rehab Masjid 1 unit, rehab RTLH    (Rumah Tidak Layak Huni) 10 unit dan Pembangunan Jambanisasi 10 unit. Sedangkan kegiatan non fisik diantaranya Pembinaan dan pelatihan bela Negara, Sosialisasi tentang bahaya narkoba, Kamtibnas, pertanian, perundang-undangan, pertanahan, Keterampilan dan pemberdayaan industri kecil, pelayanan KB dan kesehatan, pembinaan rohani dan hiburan rakyat.

kominfo

Lokasi Betonisasi TMMD Sengkuyung II

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Tinjau Lokasi Sasaran Betonisasi Jalan TMMD Sengkuyung II Desa Ngepungsari Jatipuro

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Minum Jamu Disaat Cek Lokasi Sasaran Fisik TMMD Sengkuyung II Desa Ngepungsari Kec Jatipuro

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Cek Kesehatan Gratis di Poskotis TMMD Sengkuyung II

Kepala Staf Angkatan Darat selaku Penanggung jawab Operasional TMMD Jenderal TNI Mulyono dalam amanatnya yang dibacakan oleh Dandim 0727 Karanganyar Letkol Inf Mathen Pasunda mengatakan, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Upacara Pembukaan TMMD ke-95 kali ini, dipusatkan oleh TNI Angakatan Darat di desa Karang Tengah Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah yang menjadi wilayah binaan Kodim 0721/Blora Korem 0723/makutarama Kodam IV/Diponegoro, yang diikuti hari ini secara serentak di 61 Kabupaten/Kota di wilayah tanah air kita.

Program TNI Menunggal Membangun Desa (TMMD) adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah serta segenap lapisan masyarakat. Melalui program ini diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan, sebab proses perencanaan TMMD selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan pengguna hasil TMMD, serta disusun dengan system “bottom up planning” maka dari itu peran dan kerjasama dari semua stakeholder yang didukung partisipasi aktif masyarakat merupakan penentu keberhasilan TMMD.

Hal tersebut sejalan dengan tema TMMD ke-95 kali ini yaitu “Dengan Semangat kemanunggalan TNI, Polri, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah dan Seluruh Komponen Bangsa lainnya, Kita Laksanakan Percepatan Pembangunan Malaui Program TNI Manunggal Membangun Desa Guna meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Pedesaan“.

Dan melalui GEMA SANG JUARA yaitu Gerakan Masyarakat Membangun Satu Juta Jamban Untuk Keluarga Indonesia agar desa yang menjadi sasaran TMMD diwujudkan menjadi KATAJAGA, Kampung Total Jamban Keluarga dengan tujuan untuk merebut hati rakyat sehingga TNI dapat selalu mencintai dan dicintai oleh rakyatnya.

Sukses memperkokoh kemanunggalan TNI Rakyat dan sukses mewujudkan desa KATAJAGA serta meningkatkan budaya gotong royong ditengah masyarakat. ad/ind