PNS Dituntut Profesional, Beri Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

kominfo
Peserta Diklat PIM IV Pusdiklat Kemendagri Reg Bukittinggi
kominfo
Tukar Menukar Cinderamata Antara Bupati Karanganyar dan Kepala Pusdiklat Kemendagri Reg Bukittinggi

Bertempat diruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, kurang lebih 50 peserta Benchmarking ke Best Practice Diklatpim IV Angkatan II Pusdiklat Kemendagri Regional Bukit Tinggi mengunjungi Kabupaten Intan Pari Karanganyar, Selasa (29/09/15). Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima langsung kedatangan rombongan yang diketuai oleh Kepala Pusdiklat Kemendagri Regional Bukit Tinggi sekaligus sebagai Widya Iswara DR. Suroyo

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran para peserta.

 “Semoga dengan kehadiran Peserta Diklatpim ini dapat memberikan semangat pada Kabupaten Karanganyar untuk melakukan pengabdian yang terbaik guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karanganyar,” tutur Juliyatmono.

Dijelaskan pula dalam sambutannya Juliyatmono mengatakan secara geografis Kabupaten Karanganyar ini terletak paling timur dari Jawa Tengah dengan luas wilayah 718 km persegi terdiri atas 17 Kecamatan, 15 Kalurahan, 162 Desa dan jumlah penduduk  822041 jiwa.

Visi Misi Pemerintahan Juliyatmono – Rohadi Widodo periode 2013-2018 tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Derah (RPJMD). Dengan visi Bersama Memajukan Karanganyar yang dijabarkan dalam misi lima program unggulan diantaranya Pembangunan Infrastruktur Menyeluruh, Pencapaian 10.000 wirausahawan Mandiri, Pendidikan Gratis SD/SMP/SMA dan Kesehatan Gratis, Pembangunan Desa Sebagai Pusat Pertumbuhan, Peningkatan Kualitas Keagamaan dan Sosial Budaya. Berhasil dilaksanakan dan berhasil dengan baik, ini terbukti dengan beberapa prestasi yang kita capai, yakni APBD Kabupaten Karanganyar Tahun 2014 oleh BPK mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Karanganyar masuk sebagai Kabupaten paling tinggi kesejahteraan masyarakatnya berdasar Upah Minimum paling tinggi se Solo Raya serta terbukti dapat meningkatkan daya beli masyarakat Karanganyar karena biaya pendidkan sudah ditanggung oleh Pemerintah dan Website Kabupaten Karanganyar www.karanganyarkab.go.id mendapat juara terbaik Kabupaten/kota.

“Dan Alhamdulillah tidak ada kendala, karena keluhan masyarakat kita respon dengan cepat. Itulah bagaimana kita melayani masyarakat agar masyarakat mempunyai harapan dan kepercayaan pada Pemerintah yang sedang bekerja,” imbuh Juliyatmono

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono menekankan sebagai seorang PNS untuk bekerja secara profesional mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Selaku PNS kita dituntut professional, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, merespon keluhan masyarakat dengan cepat tanggap. Karena dengan cara itulah masyarakat menghargai kita sebagai PNS yang mumpuni. Mari kita bekerja, cintai pekerjaan kita sehingga dapat memberi dampak positif bagi kita maupun sekitarnya,” pesan Juliyatmono.

Selanjutnya, Suroyo dalam sambutannya menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan Diklatpim ini ke Karanganyar ini adalah untuk dapat belajar menambah ilmu dan pengalaman pada Kantor/Badan/Dinas/Instansi Pemerintahan Karanganyar untuk dapat diterapkan di instansi Pemerintahan Bukit Tinggi tempat mereka mengabdi.

“Saya selaku Widya Iswara maupun Kepala Pusdiklat Kemendagri Regional Bukit Tinggi memang sengaja memilih Karanganyar sebagai lokasi kunjungan Diklatpim, dan ini kali kedua saya ke Karanganyar. Karena saya dan teman-teman bisa belajar apa saja di Karanganyar ini,” terangnya.

Karena Karanganyar ini wilayahnya terdiri dari Dusun, Desa, Kalurahan, Kecamatan. Ini sesuai dengan Widya Iswara yang bergerak dari Desa ke Desa dari Kecamatan ke Kecamatan dan memang benar apa yang disampaikan beliau Bapak Bupati Juliyatmono baru saja melalui salah satu misinya bahwa Pusat Pertumbuhan itu ada di Desa. Maka sebagai calon-calon Pemimpin, benahi mental kita untuk pengabdian kepada masyarakat.

“Belajarlah dari seorang Juliyatmono, dari seorang santri menjadi Ustad sekaligus Guru kemudian Politikus dan sekarang menjadi Bupati Karanganyar, menjadi orang nomor satu di bumi Intan Pari. Cita-cita beliau tidak ingin menjadi PNS tetapi yang memimpin PNS,” sambut tepuk tangan peserta Diklatpim.

Hadir pada Diklatpim tersebut Kepala BKD Karanganyar, Kepala Disperindagkop & UMKM , Kepala Disdikdpora , Kepala Dinas Kesehatan. ad/ind