Peringatan Hari Tani Di Mojogedang Kab Karanganyar

kominfo
Salah satu pertunjukan seni tradisional Desa Pereng Mojogedang yang ditampilkan pada peringatan Hari Tani Desa Pereng Mojogedang, Senin Malam (29/09)
kominfo
Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Sampaikan Sambutan Di Hadapan warga Desa Pereng
kominfo
Bupati Karanganyar Juliyatmono Memotong Tumpeng untuk kemudian diserahkan kepada perwakilan petani

Hari Tani Nasional yang diperingati tiap tanggal 24 September telah berlalu, namun semangat warga di Mojogedang Karanganyar tidak pernah surut untuk merayakannya. Hal ini terbukti dengan diselenggarakannya Peringatan Hari Tani di Lapangan Desa Dani Desa Pereng Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar, pada Senin Malam (29/09). Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono yang didampingi oleh Kepala SKPD terkait di liingkup Pemerintahan Kabupaten Karanganyar, para Camat di 17 Kecamatan yang ada di Kab. Karanganyar,  Kades / Kadus se Kecamatan Mojogedang, serta warga desa Pereng.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam awal sambutannya mengapresiasi atas terselenggaranya acara pada malam hari ini dan diharapkan peringatan Hari Tani Nasional mampu menyemangati para Petani terkhusus yang ada di Kecamatan Mojogedang. Dikatakan pula bahwa kedepan usaha dibidang pertanian dan pangan mampu mensejahterakan petani, dengan kebijakan pemerintah di tingkat pusat akan larangan impor beras menjadikan petani organik desa Pereng terkhusus varietas beras hitam berpeluang untuk merambah pasar ekspor.

“beras hitam di Singapura dihargai 35.000/Kg, untuk itu Pemerintah Kab. Karanganyar akan berupaya untuk mencarikan peluang bagi petani untuk menjual hasil taninya ke pasar ekspor”, jelas Juliyatmono

Juliyatmono juga menyinggung dengan adanya pohon jati yang berusia 400 tahun di desa Pereng, Mojogedang yang akan memancing animo masyarakat luar untuk melihatnya. Untuk itu Pemerintah Karanganyar akan membangun objek wisata yang disitu yang bertujuan  menumbuhkan geliat ekonomi masyarakat sekitarnya.

Sementara itu Camat Mojogedang Tyas Ngambar Widyowati saat ditemui disela acara menceritakan bahwa kegiatan ini harusnya dilaksanakan tepat tanggal 24 September lalu, namun karena hari tersebut berdekatan dengan Hari Raya Idul Adha 1436H maka baru sekarang diadakan.

“Dengan adanya Peringatan Hari Tani malam ini, petani diharapkan termotivasi untuk lebih memaksimalkan potensi yang ada”, terang Tyas Ngambar. ad