Juliyatmono : “ Optimis Karanganyar Capai Swasembada Pangan”

DSC_0160
Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Memberikan Sambutan Pengarahan di Hadapan Peserta Rakor Dewan Ketahanan Pangan, Senin Siang (28/09)
DSC_0141
Sadi, Kabid Ketersediaan Pangan BKP Prop Jateng Saat Menyampaikan 3 Kebijakan Pokok Nasional Dalam Menghadapi Situasi Pangan Global

Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu Lumbung Pangan untuk Tingkat Jawa Tengah bahkan Nasional. Hal ini disampaikan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan, Senin (28/09/15) di Gedung Pandusita PG. Tasikmadu Sondokoro.

“Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat ini tengah mencanangkan tercapainya swasembada pangan di daerah-daerah khususnya Jawa Tengah dalam rangka mewujudkan Kedaulatan Pangan. Maka untuk itu, fokus pemerintah agar pangan tersedia dengan baik. Nah, Karanganyar kita ini merupakan salah satu Lumbung pangan, karena setiap panen padi mampu menghasilkan 9,6 ton/hektar dan lebih tinggi dibandingkan di daerah lain di Jawa Tengah yang rata-rata hanya 8,8 ton/hektar. Saya optimis Karanganyar cukup bisa bahkan dapat melebihi target pencapaian swasembada pangan,” terang Juliyatmono dihadapan peserta Rakor.

“Untuk itu, saya minta SKPD terkait di Karanganyar seperti Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan, Kantor Ketahanan Pangan, BP4K dan Dinas Kesehatan untuk selalu bersinergi guna mewujudkan kedaulatan pangan khususnya di Karanganyar. Begitu pula untuk bantuan kepada Kelompok Tani, agar diberikan bibit dan benih varietas unggul supaya panen lebih maksimal hasilnya dan berkualitas ” tutur Bupati saat menghimbau kepada stake holder agar lebih teliti dan akurat mengenai data terkait luas lahan yang dapat dikelola dan hasil panen yang dicapai.

Sementara itu, Sadi Kabid Ketersediaan Pangan yang mewakili Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Jawa Tengah mengatakan kegiatan ini memiliki posisi yang sangat strategis sebagai upaya pencapaian target swasembada pangan tahun 2015. Berdasar UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang merupakan kebutuhan dasar manusia.

“Guna menghadapi situasi pangan secara global, Pemerintah mengeluarkan tiga kebijakan pokok strategi ketahan pangan nasional yakni : Peningkatan kualitas lahan dengan penerapan teknologi (irigasi, varietas), pengembangan pola konsumsi produksi yang sesuai dengan kapasitas pangan nasional melalui program diversifikasi pangan serta kebijakan stok dan ekspor impor pangan.”, Terang Sadi

Masih dalam kesempatan yang sama Uning Sri Wahyuni, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kab. Karanganyar melaporkan kegiatan ini bertujuan untuk menyamaikan persepsi guna mewujudkan ketahanan pangan di Kab. Karanganyar sekaligus meminimalisir kendala yang dihadapi guna pencapaian ketahanan pangan di wilayah Karanganyar.

Acara menghadirkan nara sumber diantara nya : Sumpramnaryo (Kepala Distanbunhut Karanganyar) yang menyampaikan materi tentang produksi tanaman pangan Kabupaten Karanganyar dalam mendukung ketahanan pangan, Ani Dwiyanti (Dinas Kesehatan Karanganyar) terkait ketersediaan pangan dan gizi serta Bambang Harsono (Kepala BP4K Karanganyar) yang membahas swasembada Pajale (Padi, Jagung dan Kedelai) dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ad+Ind