P2KP Menjadi P2KKP

Nama Program Peningkatan Kualitas Permukiman (P2KP) direvisi menjadi Program Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman (P2KKP). Penggunaan nama P2KKP dipastikan setelah keluarnya surat dari direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Dirjen Ciptakarya Kementerian pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No. UM-01.11-CK/678 pada tanggal 03 September 2015, perihal penetapan daftar lokasi Kegiatan Program Peningkatan Kualitas Kawasan permukiman (P2KKP) tahun 2015.

Clip_7Dalam surat tersebut disampaikan bahwa untuk mendukung pencapaian target RPJMN Direktorat Jenderal Ciptakarya 100-0-100 2015-2019, disampaikan daftar lokasi Program Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman (P2KKP) Tahun 2015.

Daftar lokasi P2KKP ini menjadi acuan bagi kepala Satker Pengembagan Kawasan Permukiman dan Penataan Bangunan dalam pelaksanaan kegiatan P2KKP. Adapun kegiatan yang dilaksanakan pada kegiatan P2KKP sebagai berikut :

  1. Kegiatan pendampingan masyarakat untuk menyusun profil kumuh Tahun Anggaran 2015 yang dilaksanakan di 269 Kabupaten/Kota.
  2. Pencairan dan pemanfaatan DIP PKP2B provinsi untuk kegiatan :
  3. Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) di 223 kelurahan di 89 Kabupaten/Kota.
  4. Peningkatan Penghidupan Masyarakat berbasis Komunitas (PPMK) di 845 Kelurahan di 96 Kabupaten/Kota.
  5. Pengurangan Resiko Bencana berbasis Komunitas (PRBBK) di 10 Kelurahan di 2 Kota.
  6. Pilot Business Development Center (BDC) di 15 Kabupaten/Kota.
  7. Pelatihan Masyarakat di 11.067 Kelurahan di 269 Kabupaten/Kota.
  8. Pengadaan computer dan piranti lunak di 11.067 Kelurahan di 269 Kabupaten/Kota.
  9. Pencairan dan Pemanfaatan DIPA PIP Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2015 di 4.076 Kelurahan di 91 Kabupaten/Kota.

Berdasarkan rekapitulasi lokasi P2KP di tahun 2015 yang menjadi bagian lampiran surat tersebut,  untuk kabupaten Karanganyar Jawa Tengah ditetapkan sebanyak 21 Kelurahan/Desa menjadi lokasi peningkatan kualitas P2KP, 30 Kelurahan/Desa menjadi lokasi pencegahan kumuh P2KP, serta 2 desa/kelurahan lokasi scale-up PLPBK TA 2015.

Clip_8Dalam rangka mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan masyarakat, Setiap desa/kelurahan di lokasi peningkatan kualitas P2KP dan  lokasi pencegahan kumuh P2KP  pada kegiatan P2KKP akan mendapatkan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Pengembangan Kapasitas Masyarakat (PKM) sebesar Rp.  5.450.000 (Lima juta empat ratus lima puluh ribu rupiah).

Berdasarkan SK Kepala SNVT Pengembangan Kawasan Permukiman dan Penataan Bangunan Provinsi Jawa Tengah nomor 38/KPTS/BINTEK/P2KP/2015 dan nomor 39/KPTS/BINTEK/P2KP/2015 tertanggal 3 September 2015, dana PKM tersebut digunakan untuk  mendanai 6 (enam) jenis pelatihan masyarakat.

Keenam pelatihan tersebut, (1) Pelatihan Tim Perencana Partisipatif/TIPP; (2) Penguatan BKM dan Aparat Kel/Desa tentang pemahaman siklus dan Konsep P2KP; (3) Penguatan UPK dan Sekretaris tentang Pengelolaan Manajemen Keuangan; (4) Penguatan UPL tentang Aplikasi SIM; (5) Penguatan UPS tentang pengelolaan dibidang kegiatan social; dan (6) Pengembangan Media Warga.

Pengirim :
Dade Saripudin
Koordinator Kota P2KKP Kab. Karanganyar
Jl. Badak II Karanganyar