Buka Pelatihan ke 31, OISCA Cetak Kader Pembangunan Masyarakat

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melihat hasil pertanian holtikultura dari alumni OISCA Training Center Karangpandan
Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melihat hasil pertanian holtikultura dari alumni OISCA Training Center Karangpandan

Karanganyar, Jumat (18/09/2015)
Organization for Industrial, Spiritual, and Cultural Advancement (OISCA) Karanganyar membuka pelatihan untuk ke 31. Pelatihan itu diikuti sebanyak 18 orang siswa pelajar.

Pada pembukaan pelatihan wirausaha muda agribisnis ke 31, di Kantor dan Asrama OISCA Karanganyar, Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kamis (17/09) dikenalkan peserta pelatihan. Mereka tidak saja dari Kabupaten Karanganyar, namun ada yang berasal dari perwakilan Kabupaten/Kota di Provinsi NTT, Maluku Utara, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

“OISCA Training Center Karanganyar mengabdi kepada masyarakat untuk meningkatkan SDM dengan mencetak kader-kader di bidang pertanian, wirausaha, lingkungan hidup dan sosial kemasyarakatan,” kata Direktur OISCA TC Karanganyar Mulyono Herlambang.

Di tempat tersebut, terdapat pelatihan maupun tempat pemagangan untuk pemuda-pemudi yang tertarik di bidang pertanian, SMK Pertanian, dan mahasiswa Perguruan Tinggi dalam kegiatan Praktik Kerja Lapang (PKL).

“Bagi siswa pelatihan reguler berlangsung selama sembilan bulan. Kalau untuk PKL bisa empat bulan,” katanya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyematkan topi ke siswa sebagai tanda pembukaan pelatihan
Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyematkan topi ke siswa sebagai tanda pembukaan pelatihan

Selain pelatihan pertanian holtikultura, OISCA TC Karanganyar juga melaksanakan program pelestarian lingkungan hidup melalui kegiatan CFP (Children’s Forest Program), PFP (People’s Forest Program), dan penghijauan mangrove.

Dijelaskan pula, dari tahun 1983 sampai tahun 2014/2015 telah ada siswa reguler tercatat 611 alumni, magang 3.044 alumni, dan tamu 12.631 orang.

“Untuk pelatihan ke 31 ini diikuti peserta reguler 18 orang, dan 46 peserta PKL maupun magang,” ujar alumni OISCA Nishi Training Center Jepang itu.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka pelatihan ke 31 mengatakan, OISCA Karangpandan telah menghasilkan generasi hebat dibidang agribisnis.

“Bisnis itu bisa dikembangkan secara terus menerus. Kedepan Kabupaten Karanganyar menjadi contoh menghasilkan produk agribisnis yang baik,” katanya. pd