Peringati Harhubnas, Kemenhub Ajak Tingkatkan Pelayanan Publik Perhubungan

Upacara Bendera peringatan Hari Perhubungan Nasional di Kabupaten Karanganyar
Upacara Bendera peringatan Hari Perhubungan Nasional di Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Kamis (17/09/2015)
Memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2015, Kementerian Perhubungan RI mengajak insan perhubungan untuk meningkatkan pelayanan perhubungan kepada masyarakat.

Di Kabupaten Karanganyar, peringatan Harhubnas tahun ini diperingati secara khidmad dan sederharna, dengan mengadakan Upacara Bendera di halaman Sekretariat Daerah (Setda), Kamis (17/09) pagi.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membacakan sambutan dari Menteri Perhubungan RI mengatakan, peringatan ini memiliki dua sisi manfaat yang tak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya.

“Sisi manfaat yang pertama adalah terbentuknya semangat jiwa korsa dan kebersamaan seluruh anggota Keluarga Besar Sektor Perhubungan,” kata Bupati Karanganyar.

Dikatakan lebih lanjut, manfaat kedua adalah terciptanya apresiasi positif stakeholder dan masyarakat terhadap organisasi dan insan perhubungan yang saat ini sedang menuju perubahan.

“Kementerian Perhubungan sebagai regulator yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan perhubungan sedang dan terus berupaya meningkatkan kinerjanya kepada masyarakat,” kata Juliyatmono.

Selian itu, berbagai langkah reformasi dan transformasi terus dilakukan untuk meningkatkan akses keselamatan dan pelayanan masyarakat.
“Langkah reformasi dan transformasi tersebut juga ditujukan untuk membangun tata kelola perhubungan yang bersih dan efektif,” katanya.

Melalui reformasi dan transformasi ini pula diharapkan akan dapat meningkatkan peran birokrasi di Kementerian Perhubungan yang responsif kepada masyarakat dan meningkatkan budaya organisasi yang inovatif, inisiatif dan kreatif dengan tetap mengindahkan peraturan dan etika yang berlaku.

“Hal lain yang perlu menjadi refleksi dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional ini adalah pentingnya konsistensi pada spektrum keselamatan (safety) dan pelayanan (hospitality),” kata Bupati.

Dia juga mengatakan meskipun perlu dilakukan efisiensi, akan tetapi dalam mengelola efisiensi tersebut tidak boleh mengurangi kualitas keselamatan dan kualitas pelayanan. Keselamatan dalam pelayanan perhubungan merupakan harga mati dan tidak bisa ditawar. pd