Ribuan Orang Ikuti Napak Tilas Penyelamatan Pemancar RRI Surakarta

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menkobaskan bendera start
Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menkobaskan bendera start

Karanganyar, Jumat (11/09/2015)
Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan RRI Surakarta mengadakan acara Napak Tilas Penyelamatan Pemancar RRI Surakarta, Jumat (11/09).

Napak tilas itu diikuti oleh 100 regu, dan setiap regu diikuti 10 orang, dari berbagai kalangan, seperti pelajar, masyarakat, ormas, dan pegawai SKPD .

Sedangkan jarak tempuh dari RRI Surakarta sampai Monumen RRI di Desa Balong, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar, sepanjang 45 kilometer.

Selain itu juga terdapat empat etape, yakni etape pertama sampai terakhir, berurutan dari Masjid Agung Karanganyar, Putri Duyung Karangpandan, Lapangan Ngargoyoso, dan finisg di Monumen RRI.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat di lokasi pemberangkatan, menceritakan latar belakang saat pasca kemerdekaan, ternyata masih ada ganguan dari Belanda.

“Penyelamatan RRI kala itu untuk tetap bisa sarana menginformasikan kepada masyarakat. Karena ada gangguan dari Belanda, pemancar di ungsikan ke Desa Balong, Kecamatan Jenawi dengan cara digendong,” katanya.

Diperkirakan, peserta terdepan bisa sampai finis pukul 19.00 WIB. Acara napak tilas juga dimeriahkan ketoprak RRI Surakarta, pada malam hari. (tim liputan)

Salah satu peserta saat melewati Jembatan Jurug
Salah satu peserta saat melewati Jembatan Jurug
Tim dari PASI Karanganyar masuk etape pertama, urutan pertama
Tim dari PASI Karanganyar masuk etape pertama, urutan pertama