Atlet Karanganyar Raih Prestasi Berbagai Kejuaraan

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi, Rabu (09/09)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan penghargaan kepada atlet berprestasi, Rabu (09/09)

Karanganyar, Kamis (10/09/2015)
Sejumlah atlet dari Kabupaten Karanganyar mendapatkan prestasi berbagai ajang kejuaraan pertandingan, dari kancah Internasional dan Nasional.

Pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2015 di Kabupaten Karanganyar, Ketua KONI Karanganyar Djatmiko menyebutkan Wagiyo meraih prestasi juara satu kelas 400 meter dan juara satu lari Estafet, pada ASEAN PARAGAMES di Myanmar tahun 2014.

Selain itu juga meraih juara dua lari 400 meter dan Estafet, pada ASIA PARAGAMES di Korea Selatan tahun 2014.

“Mulyono, meraih prestasi juara satu lari 100 meter, juara dua lari 200 meter, dan juara dua lompat jauh, pada ASEAN PARAGAMES di Myanmar tahun 2014,” kata Djatmiko.

Dikatakan pula olehnya, atlet Retno Wahyu Utami, juara satu, Volly Duduk Putri, pada ASEAN PARAGAMES di Myanmar tahun 2014.

“Sri Sugiyarti, juara satu, cabang Volly Duduk Putri, pada ASEAN PARAGAMES di Myanmar tahun 2014,” katanya.

Terdapat pula, Suryo Nugroho, juara tiga Bulutangkis singel putra dan Bulutangkis Ganda Putra, di ASIA PARAGAMES tahun 2014.
Juara satu, cabang Bulutangkis single putra, pada Indonesia Open Parabadminton tahun 2015.

“Rahmat Yaasin Alkaf, juara III, Yunior U 55 kg, taekwondo, pada Internasional Malaysia Open di Kuala Lumpur tahun 2015,” ujarnya.

Selain itu juga ada Mice Harjiyani, juara III, senam senam artistik, pada PON Remaja Jawa Timur tahun 2014.

Pada pelaksanaan Haornas ini, Bupati Karanganyar Juliyatmono membacakan sambutan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Rabu (09/09) di alun-alun Kabupaten Karanganyar.

“Tantangan olahraga Indonesia kedepan akan semakin sulit tercapai tanpa kerja cerdas kita semua. Peningkatan prestasi olahraga Indonesia sudah saatnya didukung oleh penatakelolaan keolahragaan yang baik, yang mengedepankan nilai-nilai dan prinsip olahraga serta tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang mau mengambil keuntungan sendiri dan penyelenggaraan kegiatan olahraga di Indonesia dengan tidak memperdulikan makna sesungguhnya dari aktivitas olahraga,” katanya.pd