Juliyatmono: “ Dollar naik, sikapi dengan bijak dan berhemat”

????????????????????????????????????

Terus tingkatkan bersedekah: Bupati Karanganyar saat memberikan arahannya dihadapan PNS, Ulama, Umaro, Takmir Masjid dan warga masyarakat pada Sarasehan BAZNAS Kabupaten Karanganyar, Kamis (27/08) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menanggapi berbagai keluhan masyarakat mengenai harga kebutuhan-kebutuhan yang semakin tinggi akibat nilai dollar yang semakin naik, untuk disikapi dengan bijak dan berhemat.

“ Saya banyak mendengar dari masyarakat maupun PNS mengeluhkan akan melambungnya harga sembako di pasar-pasar, ini terjadi karena nilai tukar dollar naik dan nilai tukar rupiah semakin melemah. Saya mengingatkan untuk menyikapi hal tersebut dengan bijak dan berhemat,” kata Juliyatmono.

“ Saya sarankan sebagai seorang PNS, alangkah baiknya berkreatif untuk mengfungsikan halaman rumahnya dengan berbagai tanaman seperti lombok, tomat, jahe dan sebagainya yang dapat dirasakan hasilnya. Belanjalah sesuai dengan kebutuhan bukan berbelanja menuruti keinginan. Kalau berbelanja menuruti keinginan tidak akan ada habisnya, yang ada malah gaji yang kita terima sudah habis di awal-awal bulan, jadi harus sikapi dengan bijak pengeluaran kita,” pesan Bupati dihadapan para PNS, Ulama dan Umaro pada acara Sarasehan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar, Kamis (27/08) di Pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono mengapresiasi BAZNAS, utamanya para UPZ-UPZ ( Unit Pengumpul Zakat) yang telah bekerja dengan baik, amanah sehingga menjadikan BAZNAS Karanganyar berprestasi dan percontohan berbagai Kab/Kota di Indonesia sebagai BAZNAS yang dapat mengumpulkan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) tertinggi tingkat Provinsi Jawa Tengah dan mampu mentasharufkan ZIS mencapai satu miliar rupiah.

“ Saya atas nama Pemerintah mengucap rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Karanganyar, semoga bulan ke bulan terus meningkat, semoga pentasharufannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, karena nilai-nilai yang dikeluarkan bermanfaat besar untuk kemashlahatan umat,” tutur Bupati.

Ia juga mengingatkan SKPD-SKPD Karanganyar untuk ditingkatkan lagi shodaqohnya. “ Kami berharap SKPD untuk mengingatkan pegawai-pegawainya agar menyisihkan 2,5 persen gaji yang diterima agar BAZNAS ini terus meningkat hasilnya. Jangan eman-eman (sayang) untuk berzakat, berinfaq dan bersedekah. Karena ini tidak akan mengurangi harta kita sedikitpun justru dengan bershodaqoh kita membersihkan harta dan penghasilan yang kita terima akan dimudahkan semua urusan kita, selalu dicukupkan kebutuhan kita , selalu diberikan kesehatan lahir dan batin kita karena berbuat baik dan terbaik untuk sesamanya, niscaya kebaikan itu akan berbalik kepada diri kita,” terang Juliyatmono saat memberikan arahannya.

Sementara itu Pengurus BAZNAS Karanganyar Abdul Mu’id menyampaikan ZIS yang diperoleh BAZNAS per 27 Agustus 2015 sebesar Rp. 528 juta 943 ribu.

“ Kegiatan BAZNAS Karanganyar akan menyelenggarakan sosilisasi ZIS lanjutan ke Perusahaan-Perusahaan di wilayah Karanganyar yang sebelumnya kita lakukan di Desa-Desa. Karena ini merupakan salah satu kegiatan BAZNAS yang mendukung Lima Program Pemerintah yang telah menjadi Perda yakni Karanganyar Peduli ( berupa bantuan-bantuan terkena musibah), Karanganyar Cerdas untuk pendidikan ( GNOTA, Beasiswa untuk memasuki Perguruan Tinggi), Karanganyar Sejahtera untuk ekonomi ( bantuan untuk Pedagang Kaki Lima/PKL), Karanganyar bertaqwa ( membantu pemmbangunan fisik Madrasah/Masjid/Ponpes/Musholla/Pelatihan Khotib/manajemen Masjid/Pelatihan Mengurusi Jenazah,” terang Abdul Mu’id saat menyampaikan laporannya.

Abdul Mu’id juga menyampaikan bahwa BAZNAS Karanganyar akan mentasharufkan dana ZIS secara dua tahap. Tahap pertama sebesar dua miliar rupiah (Rp. 2 M) dan Tahap kedua sebesar satu miliar enam ratus juta rupiah (Rp. 1 M 600 juta).

Ia menambahkan BAZNAS Karanganyar akan memiliki satu mobil ambulans yang baru untuk tahun ini.

“Akan ada mobil ambulans yang baru untuk tahun ini, jadi ada dua ambulans yang dimiliki BAZNAS Karanganyar. Mobil ambulans yang lama diperuntukkan untuk membawa jenazah dan yang baru nanti untuk orang yang sakit,” kata Abdul Mu’id dihadapan para hadirin. Ind/ft