Wabup Karanganyar Beri Pengarahan Pemilik Pangkalan LPG

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan Kartu Pengkalan LPG 3 Tabung 3 Kilogram secara simbolis, Rabu (12/08).
Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan Kartu Pengkalan LPG  Tabung 3 Kilogram secara simbolis, Rabu (12/08).

Karanganyar, Kamis (13/08/2015)
Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo memberi pengarahan kepada pemilik pangakalan gas elpiji 3 kilogram se Kabupaten Karanganyar, Rabu (12/08) di Gedung Wanita.

Berdasarkan SIMOL3K PT Pertamina dan Keputusan Bupati Karanganyar No. 540/843 Tahun 2015 terdapat sebanyak 1490 pangkalan. Terdapat pula 11 agen LPG 3 kilogram dan tiga Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE).

Rohadi Widodo mengatakan, harga jual agen sesuai HET Rp. 14.250, kalau dari agen lebih dari HET segera laporan kepada Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Karanganyar. Untuk di pangkalan HET LPG 3 kilogram Rp. 15.500.

“Kita juga menemukan oknum minta tambahan biaya pertabung. Maka jangan ada tambahan uang transportasi,” katanya.

Terdapat pula ada temuan tidak ada nama pangkalan, maka pada kesempatan ini semua pangkalan di Kabupaten Karanganyar diberikan Kartu Pengkalan LPG  Tabung 3 Kilogram

“Pangkalan tersebut sudah sesuai SK Bupati dan sudah memenuhi peraturan. Kartu itu harus dipasangkan di tempat yang kelihatan para pembeli,” katanya.

Dia juga mengatakan masih terdapat pangkalan yang kuotanya melebihi 2000 tabung/bulan.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga telah berupaya untuk penataan pangkalan dan penerbitan kartu pangkalan sesuai dengan Keputusan Bupati Karanganyar No.540/843 Tahun 2015 tanggal 18 Mei 2015 tentang penetapan pangkalan LPG 3Kg

“Pemerataan dan pembatasan kuota pangkalan untuk masing-masing pangkalan maksimal 2.000 tabung/bulan sesuai Surat Sekda Kabupaten Karanganyar No.542/117.6 tanggal 12 Januari 2015,” ujar Kepala Bagian Perekonomian Setda Karanganyar Timotius Suryadi.

Dia juga menambahkan himbauan untuk pangkalan besar agar menjual LPG 12Kg.

“Kita juga ada koordinasi dengan Dinas ESDM Provinsi JawaTengah, PTPertamina, Hiswana Migas dan agen dalam rangka pengawasan pendistribusian LPG3 Kg di Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Ditempat yang sama Sales Eksekutif Domestik Gas Region IV PT Pertamina Kibar Adhiyarsa Kusuma, mengatakan jika ada pangkalan yang menjual LPG 3 Kilogram diatas HET yang telah ditetapkan Pemerintah Daerah maka ada sangsi.

“Untuk agen, volume kontrak agen dikurangi sebesar yang disalurkan kepada pangkalan yang menjual LPG 3 kilogram diatas HET,” katanya Kibar.

Sedangkan sangsi agen kepada pangkalan, pangkalan langsung di PHU oleh agen LPG 3 Kilogram dan pangkalan tersebut tidak boleh lagi menyalurkannya. pd