Wakili Provinsi Jawa Tengah, Karanganyar Juara Nasional KB MKJP

Puskesmas Gondangrejo saat dinilai oleh Tim Juri KB MKJP Tingkat Nasional, beberapa waktu lalu.
Puskesmas Gondangrejo saat dinilai oleh Tim Juri KB MKJP Tingkat Nasional, beberapa waktu lalu.

Karanganyar, Senin (03/08/2015)
Mewakili Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Karanganyar menjadi juara 1 dalam Lomba Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (KB MKJP) Prasarana Pemerintah Tingkat Nasional.

Dalam lomba itu, Kabupaten Karanganyar harus bersaing dengan perwakilan dari Provinsi Lampung dan Provinsi Banten.

Sebelumnya, tim juri tingkat nasional sudah menilai dengan mendatangi Puskesmas Gondangrejo, Kecamatan Gondangrejo, pada Senin (16/05/2015) yang dipimpin Ketua Penilai MKJP Kategori Klinik KB Pemerintah Tingkat Nasional dr. Sofyan Zakaria.

Atas hasil yang diperoleh, Kabupaten Karanganyar mendapat penghargaan yang sudah diterima pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 22, Sabtu (01/08/2015) di Provinsi Banten.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Karanganyar Any Indrihastuti mengatakan, terdapat beberapa hal dukungan Pemkab untuk program KB, antara lain kemauan Bupati untuk menerbitkan produk hukum untuk mendukung program KB MKJP.

“Mengeluarkan Surat Edaran kepada Kepala Desa (Kades) agar mengalokasikan dana untuk program KB MKJP, juga Surat Edaran seluruh SKPD untuk mengintegrasikan kebijakan dalam rangka mendukung program itu,” ujar Any Indrihastuti.

Selain itu juga ada Peraturan Bupati tentang petunjuk teknis penggunaan dana desa dalam mendukung KB MKJP.

Tak hanya itu saja, namun juga di Puskesmas Gondangrejo, dokter bisa melayani KB MKJP, khususnya vasektomi. Pelayanan KB di puskesmas ini juga berdiri sendiri. Kemudian klaim Jaminan Kesehatan Masyarakat (JKM) untuk KB juga sudah berjalan.

“Di tahun ini, peserta KB MKJP (IUD,Implant,vasektomi, dan tubektomi) juga meningkat sekitar 34,18 persen atau sebanyak 46.474 peserta sampai pertengahan tahun, dari total peserta KB sebesar 135.957 orang,” katanya.

Lebih lanjut, diakhir tahun ini diperkirakan peserta program KB MKJP bisa mencapai 35,8 persen. “Naik dibandingkan tahun 2014, sebesar 33,75 persen,” katanya.pd