Sukses Program KB, Gates Foundation Belajar ke Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menerima kunjungan dari Bill and Melinda Gates Foundation, Jumat (25/07) di Setda.
Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menerima kunjungan dari Bill and Melinda Gates Foundation, Jumat (25/07) di Setda.

Karanganyar, Sabtu (25/07/2015)
Kabupaten Karanganyar yang berhasil dengan program Keluarga Berencana (KB) dan namanya mulai dikenal, membuat tertarik Bill and Melinda Gates Foundation untuk belajar lebih jauh tentang keberhasilan itu.

Fitri Putcuk, Country Representative in Indonesia John Hopkins University Center for Communication Programs yang mendampingi para utusan Gates Foundation menuturkan ingin mengetahui sukses bidang KB di Kabupaten Karanganyar, dengan memanfaatkan sebagian pendanaannya dari bantuan Gates Foundation.

“Kami ingin tau apa saja kesuksesan yang telah dilakukan dan komitmen apa saja untuk mendukung program KB. Selain itu juga kami tertarik dengan metode kontrasepsi jangka panjang” kata Fitri Putcuk, saat ditemui di Setda Kabupaten Karanganyar, Jumat (25/07).

Di Karanganyar, tiga utusan dari Gates Foundation juga bertanya langsung kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono tentang bagaimana cara bisa menyukseskan program KB.

Tak hanya itu saja namun juga meninjau Puskesmas Tasikmadu untuk melihat secara langsung pelayanan KB. Tiga utusan itu, yakni Jennifer A Daves selaku Senior Program Officer bidang Global Policy and Advocacy, Lester Countinho selaku Deputy Director Family Planning pada bidang Global Development dan Maryjane Lacoste selaku Senior Program Officer pada bidang Family Planning-Global Development.

Selama ini, Gates Foundation sudah berjalan pada tahun kelima dengan bekerajsama dengan sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah, Jawa Barat, NTB, dan Kalimantan.

“Untuk Jawa Tengah, kebetulan hanya Kabupaten Karanganyar yang saya lihat sangat terbuka diajak kerjasama,” katanya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan program KB dapat menjadikan keluarga berkualitas. Yang aktif Pasangan Usia Subur (PUS) menjadi contoh, pendorong masyarakat. Disamping ikut aktif, juga diberikan stimulan bagi kelompok usaha produktif.

“Dengan begitu mereka akan mempunyai nilai tambah lebih sejaktera karena pemerintah mendukung secara ekonomi,” katanya.

Kabupaten Karanganyar mewakili Provinsi Jawa Tengah untuk lomba KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) tingkat Nasional beberapa waktu lalu. pd