Buka Diklat Paskibrata, Juliyatmono Tekankan Nasionalisme

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengenakan topi kepada peserta Diklat Paskibrata Kabupaten Karanganyar, Jumat (24/07) di halaman Setda.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat mengenakan topi kepada peserta Diklat Paskibrata Kabupaten Karanganyar, Jumat (24/07) di halaman Setda.

Karanganyar, Jumat (24/07/2015)
Bupati Karanganyar Juliyatmono menekankan pentingnya nasionalisme bagi generasi muda. Seperti dengan menghormati bendera merah putih dan menghayati bagaimana proses mendapatkannya.

“Bendera merah putih dikibarkan dan dihormati sebagai bendera negara. Merah putih direbut dengan penuh perjuangan, sebab proses merebut sampai nyawa taruhannya. Tanamkan semangat nasionalisme,” ujar Juliyatmono, Jumat (24/07) di halaman Setda Kabupaten Karanganyar, saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Tanah Air (Paskibrata) Kabupaten Karanganyar.

Dia berharap, agar tugas melaksanakan pengibar bendera bisa berjalan dengan baik dan tidak ada kesalahan sekecil apapun.

“Fokus dengan tugas dan dengan penuh tanggung jawab. Saya tidak mau generasi muda seperti anda mentalnya buruk, sikap tidak optimis, dan fisik lemah,” kata Juliyatmono.

Tugas ini mempunyai sejarah, yakni telah mengibarkan bendera merah putih. “Ini merupakan tugas yang membanggakan. Paskibrata merupakan hasil pilihan putra-putri terbaik Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Di Kabupaten Karanganyar, Paskibrata ini merupakan hasil seleksi dari berbagai SMA maupun SMK di Kabupaten. Untuk laki-laki tinggi minimal 170 sentimeter, dan maksimal 180 sentimeter. Sedangkan perempuan minimal 165 sentimeter, dan paling tinggi 170 sentimeter.

“Setelah seleksi maka diambil 75 orang. Mereka dilatih oleh enam pelatih dari Kodim 0727 Karanganyar dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar,” ujar Ketua Penyelenggara Nur Hasan.

Lebih lanjut, mereka berlatih selama 21 hari, dimulai tanggal 24 Juli sampai 17 Agustus 2015 di Alun-alun Karanganyar. pd