Ganjar Pranowo Open House di Tempat Kelahiran

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama istri, Siti Atikoh Supriyanti dan keluarga saat menyalami tamu di acara halal bihalal warga Tawangmangu, Senin (20/07) pagi.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama istri, Siti Atikoh Supriyanti dan keluarga saat menyalami tamu di acara halal bihalal warga Tawangmangu, Senin (20/07) pagi.

Karanganyar, Senin (20/07/2015)
Berbeda dengan tahun-tahun lalu, pada kesempatan Lebaran Tahun 2015 ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyempatkan untuk mengadakan open house di tempat kelahiran, yakni RT 03/RW 02, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Acara halal bihalal itu dikemas dengan sederhana. Makanan dan minuman yang disuguhkan untuk para tamu juga terlihat biasa saja.

Sebelum acara dimulai, terlihat Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono menyambut kedatangan Bupati Karanganyar Juliyatmono berserta istri, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo beserta istri, Forkopinda Kabupaten Karanganyar, Sekda Karanganyar Samsi beserta istri, dan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Karanganyar.

Sesaat kemudian terlihat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama istri menyambut tamu dari Pemkab Karanganyar itu. Turut diundang ratusan tetangga tempat kelahirannya.

Acara halal bihalal di rumah itu dimulai pukul 09.30. Diawali dengan ucapan selamat datang dari keluarga. Kemudian dilanjutkan sambutan Bupati Juliyatmono.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur Jawa Tengah, hadir di tempat kelahiran. Juga mewakili masyarakat Kabupaten Karanganyar mengucapkan terima kasih, karena sudah banyak bantuan untuk pembangunan yang diberikan untuk Kabupaten Karanganyar. Ada banyak salah, kami mohon maaf lahir batin,” kata Juliyatmono.

Kemudian dilanjutkan oleh Gubernur Ganjar Pranowo dengan menceritakan tentang masa kecil di tempat tersebut. Dia juga mengenalkan satu persatu keluarga besar yang juga hadir.
“Ada keinginan greng batin, tidak bisa meninggalkan tempat masa kecil,” kata Ganjar Pranowo.

Ganjar juga mengucapkan minta maaf, lahir dan batin. Dua tahun ini memimpin Jawa Tengah ada banyak salah dan kekurangan.

“Ini menyejukkan hati, setelah kira-kira 46 tahun buat saya pribadi lahir disini dan ada berdiri disini,” katanya. pd