Lelang Sepeda Motor, PNS Saling Tawar Harga

Sebanyak 60 unit sepeda motor dinas milik Pemkab Karanganyar dilelang dengan harga dasar bervariasi, Kamis (09/7)

Sebanyak 60 unit sepeda motor dinas milik Pemkab Karanganyar dilelang dengan harga dasar bervariasi, Kamis (09/7)

Karanganyar, Kamis (09/07/2015)
Suasana lelang sepeda motor yang diselenggarakan Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Karanganyar berlangsung seru.

Lelang sepeda motor milik Pemkab Karanganyar itu, peserta terbatas hanya untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki masa kerja minimal 10 tahun.

Sebanyak 101 peserta mengikuti lelang dengan menawar harga setinggi-tingginya. Bahkan 1 unit sepeda motor Honda Win MCB bisa mencapai harga penawaran Rp 1 juta dari harga dasar Rp. 3 juta.

Harga dasar lelang berbeda-beda, antara Rp 400 ribu hingga Rp 3 juta, tergantung jenis dan kondisi kendaraan. Penawaran awal lelang dimulai dari Rp 50 ribu dan berlaku kelipatannya. Pemenang lelang ditetapkan berdasarkan penawaran tertinggi.

Kepala DPPKAD Sumarno mengatakan, sepeda motor yang dilelang merupakan sepeda motor dinas yang telah dihapus dari daftar inventaris.

“Ini bagian dari pengoptimalan aset yang sudah tidak digunakan. Dijual, agar hasilnya menjadi pemasukan bagi kas daerah,” kata Sumarno, saat dilokasi lelang di Gedung Wanita, Kamis (09/07).

Terdapat 60 unit sepeda motor yang dilelang, yakni 14 unit Suzuki A100 keluaran tahun 1995-1996, 6 unit Suzuki Bravo tahun 1997, 1 unit Suzuki Shogun buatan tahun 2001, 8 unit Honda Win MCB tahun 2003-2005 dan 31 unit Honda Karisma buatan tahun 2005.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Rohadi Widodo menjelaskan, lelang merupakan bagian dari proses peremajaan aset.

“Ini termasuk pengelolaan aset daerah, yang pada tahun ini Karanganyar mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari pengelolaan asetnya,” ujarnya. pd