Krenova, Ajang Lomba Kreativitas dan Inovasi

Salah satu peserta Krenova Tahun 2015 saat mempresentasikan hasil karyanya, Rabu (24/06) di kantor Bappeda Karanganyar

Salah satu peserta Krenova Tahun 2015 saat mempresentasikan hasil karyanya, Rabu (24/06) di kantor Bappeda Karanganyar

Karanganyar, Rabu (24/06/2015)
Ajang lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) kembali diadakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.
Lomba yang diselenggarakan setiap tahun ini menjadi ajang bagi pelajar dan masyarakat dalam memajukan teknologi terapan, sekaligus untuk memperoleh solusi yang tepat terhadap permasalahan teknologi yang sedang dihadapi dan dimanfaatkan secara mudah guna menghailkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan hidup.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karanganyar Sundoro mengatakan, dengan lomba ini mampu menghasilkan inovasi kreatif dalam segi kemanfaatannya dan bisa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami tentunya bangga dengan banyak peserta yang ikut. Ini terbukti dengan adanya peningkatan peserta sebanyak 100 persen. Tahun ini ada 31 temuan, sedangkan tahun tahun 2014 terdapat 15 profil temuan,” ujar Sundoro, Rabu (24/06) di acara pembukaan Krenova, di Setda Kabupaten Karanganyar.
Selanjutnya dari 31 temuan tadi, dilakukan proses verifikasi oleh tim penilai untuk penentuan profil temuan yang masuk nominasi, telah dilaksanakan pada 8-12 Juni 2015.
“Dari hasil tersebut, temuan yang masuk nominasi yakni peserta pelajar sebanyak delapan profil temuan, dan masyarakat sebanyak lima temuan. Lalu dilakukan presentasi dihadapan tim juri pada 24-25 Juni 2015,” ujar Sundoro.
Ke 13 peserta tersebut, salah satu temuan dari pelajar yakni pemanfaatan temulawak sebagai bahan dasar STIK Pendetekor Borak, sedangkan dari masyarakat yaitu Inovasi Pemecahan Masalah Sampah dengan membuat BBM LIPSTIK.
Ditempat yang sama Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan harapan agar hasil karya ini yang memberi inspirasi dapat dikembangkan kedepan.
“Kita dorong peserta tidak semata-mata ikut lomba ini. Namun hasil karya yang bagus ditindak lanjuti secara intens dan menjadi prodak hasil krenova. Bisa juga di kembangkan dan diberi hak cipta,” ujarnya. pd