Maju Tingkat Jawa Tengah, Bandardawung Targetkan Juara Lomba Desa

Ketua Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Tengah dan Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo saat disambut dengan reog Ponorogo, Rabu (03/06)
Ketua Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Tengah Raidun dan Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo saat disambut dengan reog Ponorogo, Rabu (03/06)

Karanganyar, Kamis (04/06/2015)
Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015 menargetkan Juara 1, dan maju ke tingkat Nasional.
Setelah melalui beberapa tahapan, seleksi adminitrasi tingkat Provinsi dan verifikasi data lapangan, Desa tersebut masuk enam besar kategori desa.
Pada Lomba Desa dan Kelurahan di tingkat Kabupaten Karanganyar, Desa Bandardawung yang terletak di lereng Lawu, berudara sejuk itu berhasil menyisihkan 177 Desa/Kelurahan di Kabupaten Karanganyar Tahun 2015.
Kepala Desa Bandardawung Suratno mengatakan dengan maju tingkat Jawa Tengah merupakan suatu tantangan dan amanah dalam melaksanakan tugas-tugas agar dapat lebih baik lagi.
“Tidak hanya terkait pada Kegiatan Perlombaan Desa saja, namun juga pada tugas rutin keseharian,” ujar Suratno, Rabu (03/06) saat menerima Tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Tengah, di Balai Desa Bandardawung.
Luas desa tersebut sebesar 301.1640 hektar dengan jumlah penduduk 4.318 jiwa, dengan 1.201 Kepala Keluarga. Terbagi menjadi 31 RT, 10 RW, dan lima Dusun.
“Kami mempunyai Visi SENTRA (Sehat, Aman, dan Sejahtera) dengan Misi mewujudkan warga Desa Bandardawung yang sehat jasmani dan rohani, hidup yang sejahtera, lingkungan yang sehat, lingkungan desa yang aman serta dapat mewujudkan nilai-nilai gotong royong,” jelas Suratno.
Dia juga menjelaskan, terdapat 8 indikator keberhasilan untuk penilaian, antara lain Pendidikan, Kesehatan Masyarakat, Ekonomi Masyarakat, Keamanan dan Ketertiban, Partisipasi Masyarakat, Pemerintahan, Lembaga Kemasyarakatan, dan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
“Untuk sarana dan prasarana pendidikan mulai dari PAUD, SD, dan SMP maupun Lembaga-lembaga pendidikan agama/ketrampilan semuanya ada, sehingga tidak ada anak yang putus sekolah, apalagi di Kabupaten Karanganyar terdapat program pendidikan gratis,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan setelah berkeliling desa, terlihat kesiapan dan optimis Desa Bandardawung sangat terasa untuk mengikuti dan memenangi lomba desa itu.
“Tadi saya berkeliling, terlihat wilayah tertata dengan baik, masyarakat kompak, semangat, bersih, sejuk, rapi, dan sehat. Selain itu jiwa bertetangga dan bermasyarakat dalam bergotong royong masih dijunjung tinggi,” jelas Bupati Juliyatmono.
Bupati juga mengatakan Desa Bandardawung layak mewakili Jawa Tengah ke tingkat nasional. “Yang dibutuhkan untuk persiapan untuk lomba nasional Bupati dan Wakil Bupati mendukung penuh supaya betul-betul memenangai juara nasional,” imbuhnya.
Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Tim Penilai Raidun mengatakan dengan adanya lomba ini mempunyai maksud untuk mengevaluasi dan menilai perkembangan pembangunan di desa oleh Pemerintah dan Pemerinatah Daerah.
“Perlu kerja keras Kepala Desa, Camat, Bupati dan tim penggerak PKK. Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan menjadi sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya. pd