Karanganyar Mendapatkan Opini WTP, Kejar Peningkatan Pembangunan Fisik

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menerima hasil laporan LKPD Kabupaten Karanganyar dengan opini WTP dari Kepala BPK Jawa Tengah Hery Subowo.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menerima hasil laporan LKPD Kabupaten Karanganyar dengan opini WTP dari Kepala BPK Jawa Tengah Hery Subowo.

Karanganyar, Senin (18/05/2015)
Kabupaten Karanganyar pada tahun 2015 ini menorehkan prestasi mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2014.
Hasil kerja keras dan kerja sama dari berbagai pihak, akhirnya setelah menunggu sekian lama Kabupaten Karanganyar yang terletak di Lereng Gunung Lawu mendapatkan Opini WTP.
Bupati Karanganyar Juliyatmono menuturkan, ini penghargaan yang membanggakan dan untuk kita semua. Rasa syukur dan terima kasih untuk berbagai pihak.
“Ini semata-mata yang di lakukan untuk masyarakat luas. Selama dua bulan berturut turut Kantor Perwakilan BPK Jawa Tengah memeriksa keuangan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),” kata Bupati Juliyatmono saat memberikan sambutan pada acara Doa Bersama Dalam Rangka Ujian Sekolah SD/MI Serta Tasyakuran Atas Opini WTP Terhadap Audit LKPD Kabupaten Karanganyar tahun 2014, Minggu (17/05) Minggu malam.
Dengan diraihnya Opini WTP itu, kepercayaan pubilk bisa meningkat dan berdampak positif pembangunan daerah.
“Laporan penyelenggaraan pemerintahan khususnya laporan keuangan, Pemerintah Pusat tampaknya ingin mendekatkan kegiatan-kegiatan daerah dengan dilandasi prestasi-prestasi daerah, dengan menambahkan baik dana-dana insentif daerah maupun tambahan-tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) dipengaruhi opini hasil pemeriksaan BPK,” imbuh Bupati Karanganyar.
Ditempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Sumanto menuturkan, baru tahun ini Kabupaten Karanganyar memperoleh WTP.
“Ini merupakan ibarat “pemecah telur”. Mudah-mudahan yang dilakukan dapat berimplikasi dengan pembangunan. Harapanya kualitas pembangunan ditingkatkan. Jadi lebih bisa dinikmati masyarakat. Kedepan inginnya dapat dipertahankan untuk memperoleh WTP,” jelas Sumanto.
Hal itu dikatakannya sebab masyarakat tidak tau WTP, WDP, dan disclaimer itu apa.”Dengan penilaian itu masyarakat ingin melihatnya secara nyata dengan pembangunan fisik. DPRD selalu memantau dan memberikan masukan kepada kinerja pemerintah,” pungkasnya.
Penyerahan hasil pemeriksaan LKPD diberikan dari Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah, Hery Subowo kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono, Jumat (15/05) di Semarang. pd