Perusahaan Karanganyar Dengan Malaysia, Jalin Kerjasama Ektrak Herbal

CEO PT Tri Rahardja Junius Rahardjo dan CEO Biotech Corp Technology Dato’ Dr Mohd Nazlee Kamal mendandatangani kerjasama, disaksikan Menristek Malaysia Datuk Dr Ewon Ebin (berjas tengah) dan Bupati Karanganyar Juliyatmono serta Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Senin (11/05)

CEO PT Tri Rahardja Junius Rahardjo dan CEO Biotech Corp Technology Dato’ Dr Mohd Nazlee Kamal mendandatangani kerjasama, disaksikan Menristek Malaysia Datuk Dr Ewon Ebin (berjas tengah) dan Bupati Karanganyar Juliyatmono serta Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Senin (11/05)

Karanganyar, Selasa (12/05/2015)
PT Tri Rahardja Java Plant, Karangpandan, Karanganyar menjalin kerjasama dengan Perusahaan asal Malaysia,Biotech Corp Technology , dalam memproduksi dan memasarkan merek tanaman herbal di Malaysia.
Chief Operating Officer (CEO) Java Plant Junius Rahardjo mengatakan, dengan kerjasama dalam ektrak herbal ini bisa dikembangkaan untuk menjadi lebih besar lagi, karen bahan baku banyak sekali dihasilkan dari Malaysia kemudian diolah di Java Plant, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.
“Sangat strategis sekali yang dilakukan antara Java Plant dan Biotechnology. Mudahan perjanjian selanjutnya bisa terseresialisasi. Hasil pengembangan ekstrak herbal dariJava Plant sudah banyak pelanggan di luar negeri,” jelas Junius Rahardja, saat acara penyambutan rombongan dari Malaysia, Senin (11/05) siang.
Jenis produk minuman penambah stamina ‘Tongkat Ali’ merupakan salah satu sasaran yang akan dicapai, dari beberapa produk seperti ‘Kacik Fatimah’ dan ‘Mas Cotek’.
Sementara itu, Menteri Riset, Teknologi, dan Inovasi Pemerintah Diraja Malaysia, Datuk Dr Ewon Ebin mengatakan, kerjasama saling menguntungkan karena bertujuan membangun perekonomian berbasis industri pengolah sumber daya alami.
“Dari Java Plant sendiri memiliki teknologi canggih guna mendukung pengembangan produk herbal asal Malaysia,” katanya.
Datuk Dr Ewon Ebin menyebutkan kerjasama itu dilakukan untuk mewujudkan Bio Ekonomi di Malaysia pada tahun 2020. Dengan begitu, pencapaiannya bisa terwujud dengan mudah.
CEO Biotech Corp Technology, Dato’ Dr Mohd Nazlee Kamal menuturkan dengan adanya kerjsama ini bisa menguntungkan kedua belah pihak.
“Khususnya untuk bahan baku ekstrak herbal menjadi keuntungan bagi petani,” jelasnya.
Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono, berharap agar kerjasama itu bisa berjalan dengan baik. “Semoga yang dihasilkan oleh kedua perusahaan itu bisa bermanfaat dari segi teknologi maupun ekonomi,” jelasnya. pd